Jumat, 28 Agustus 2026

Pengacara Roy Suryo Termehek-mehek: Jokowi Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, tapi Prabowo Justru Menolak

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Rabu, 24 September 2025 | 13:47 WIB
Ahmad Khozinudin
Ahmad Khozinudin

Jakarta,RakyatSultra.id-    Pengacara Roy Suryo, Ahmad Khozinudin, termehek-mehek menanggapi pernyataan Jokowi yang sempat meminta relawan mendukung pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka hingga dua periode, sampai Pemilu 2029.

Dikatakan Ahmad, pernyataan Jokowi itu jelas bertolakbelakang dengan sikap Prabowo sendiri.

 

“Statemen ini, dibantah oleh Prabowo dengan menyatakan dirinya akan siap mundur jika tidak dapat mewujudkan target capaian pemerintahannya. Artinya, secara implisit Prabowo menolak dua periode bersama Gibran,” ujar Ahmad kepada fajar.co.id, Rabu (24/9/2025).

Ia menilai, meski sebagian besar pendukung Prabowo setuju jika Prabowo menjabat dua periode, belum tentu mereka menginginkan pasangan itu tetap dengan Gibran.

Ahmad menyebut, posisi Gibran sebagai Wapres justru menimbulkan dua persoalan besar.

 

Pertama, masalah syarat formil. Ia menyinggung soal usia Gibran yang belum 40 tahun saat maju, sebagaimana diatur Pasal 169 huruf Q UU No. 7/2017 tentang Pemilu.

Masalah ini, kata dia, diselesaikan lewat putusan MK Nomor 90/PUU-XXI/2023 yang dibacakan ipar Jokowi, Anwar Usman.

Namun, Ahmad menilai ada masalah lain yang lebih serius: soal pendidikan.

“Untuk masalah tak berpendidikan SMA atau yang sederajat, sampai saat ini tidak ada argumentasi yang cukup untuk melegitimasi itu,” tegasnya.

Kedua, masalah kecakapan materil. Ahmad menganggap publik bisa saja memaklumi jika Gibran punya kapasitas mumpuni meski ada cacat formil.

Hanya saja, menurutnya, realitas justru menunjukkan hal sebaliknya.

“Dalam berbagai kegiatan publik saat menjalankan tugas sebagai Wapres, publik melihat dengan jelas Gibran tak memiliki kapasitas sebagai Wapres. Gibran masih sangat jauh dari sosok yang cocok menjalankan fungsi Wapres,” cetusnya.

Ahmad bahkan menyebut ada rasa malu yang muncul di tengah masyarakat.

"Ya, malu punya Negara sebesar ini, yang memiliki jutaan kaum cendekia dan para teknokrat, juga yang memiliki banyak keunggulan sebagai putra terbaik negeri ini, tapi harus dipimpin oleh Wapres yang kalibernya Gibran Rakabuming Raka,” timpalnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:51 WIB

Terpopuler

X