Jumat, 28 Agustus 2026

Karopenmas Divhumas Polri Sebut Tim Transformasi Reformasi Polri akan Bekerja Sama dengan Tim Bentukan Presiden Prabowo

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Selasa, 23 September 2025 | 11:07 WIB
Presiden RI, Prabowo Subianto
Presiden RI, Prabowo Subianto

Jakarta,RakyatSultra.id-   Pemerintah melalui Presiden Prabowo Subianto telah mengungkapkan niatnya untuk membentik Komisi Reformasi Polri, dengan melibatkan sejumlah tokoh. Salah satu yang disebut-sebut adalah Mahfud MD.

Di tengah proses yang sedang berjalan di pemerintahan Presiden Prabowo itu, Polri ikut merespons dengan membentuk Tim Transformasi Reformasi Polri. Tim ini dihuni oleh sedikitnya 52 perwiran polri.

Pembentukan tersebut tertuang dalam Surat Perintah Bernomor SPRIN/2749/IX/TUK.2.1./2025, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Polri mengklaim, tim ersebut disiapkan untuk bekerja sama dengan Komite Reformasi Kepolisian yang sedang disusun oleh pemerintah atas arahan dari Presiden Prabowo Subianto.

”Surat perintah bapak kapolri nantinya bekerja Sama dengan tim yang dibentuk presiden, yakni Komisi (atau Komite) Reformasi Kepolisian, serta tokoh-tokoh masyarakat nasional, pakar akademisi budayawan juga lembaga-lembaga independen lainnya,” kata Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko pada Senin (22/9).

Dia menambahkan, pembentukan Tim Reformasi Polri selaras dengan harapan Presiden Prabowo Subianto. Selain itu, pembentukan tim tersebut juga dilakukan untuk mengakomodir harapan masyarakat. Tim yang dipimpin oleh Komjen Chryshnanda Dwilaksana itu dimaksudkan untuk meng akselerasi transformasi Polri.

”Mewujudkan program transformasi polri yang telah menjadi program kapolri yaitu transformasi organisasi, transformasi operasional, transformasi pelayanan publik, dan transformasi pengawasan,” jelasnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo membentuk Tim Transformasi Reformasi Polri. Pembentukan tim tersebut dilakukan pada 17 September 2025. Menurut Jenderal Sigit, pihaknya berusaha untuk terus mengikuti harapan masyarakat.

Menurut dia, sejak lama pihaknya sudah melaksanakan program transformasi dan reformasi. Tujuannya untuk memperbaiki diri. Baik dari sisi operasional maupun instrumental. Termasuk sisi pengawasan. Sigit menegaskan, Polri tidak pernah lelah membuka ruang untuk perbaikan.

 

”Oleh karena itu, dengan adanya harapan dibentuknya Komite Reformasi Kepolisian, tentunya Polri juga mempersiapkan tim internal untuk kemudian melakukan evaluasi terhadap seluruh program yang sudah kami laksanakan. Sehingga kemudian pada saatnya nanti masukan-masukan, perbaikan yang diberikan kepada kami, segera bisa kami tindak lanjuti,” kata dia.

Orang nomor satu di Polri tersebut menyatakan bahwa pihaknya akan mendengarkan masukan dari Komite Reformasi Kepolisian. Demikian pula masukan yang disampaikan oleh masyarakat, para ahli, dan pakar. Menurut dia, masukan-masukan tersebut penting demi perbaikan Korps Bhayangkara ke depan. Sehingga reformasi kepolisian yang diharapkan dapat terwujud.

 

”Jadi semua tentunya terus akan kami kaji, sehingga apa yang menjadi harapan masyarakat terkait dengan Polri ke depan, betul-betul bisa kami tindak lanjuti, saya kira itu,” kata dia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:51 WIB

Terpopuler

X