Jumat, 28 Agustus 2026

Driver Ojol Jadi Korban Demo Berdarah, Pengamat Sebut Dampak dari DPR Abaikan Suara Rakyat

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Jumat, 29 Agustus 2025 | 09:40 WIB
Sejumlah masa aksi demo 25 Agustus terlibat bentrokan dengan petugas kepolisian di kawasan Pejompongan, Jakarta, Senin (25/8/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
Sejumlah masa aksi demo 25 Agustus terlibat bentrokan dengan petugas kepolisian di kawasan Pejompongan, Jakarta, Senin (25/8/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

Jakarta,RakyatSultra.id-  Driver ojek online (ojol) menjadi korban dari kerusuhan setelah demo yang berlangsung di depan Gedung DPR pada Kamis (28/8). Direktur Eksekutif Rumah Politik Indonesia Fernando Emas menilai gelombang unjuk rasa di depan Gedung DPR tidak lepas dari ulah para anggota DPR. Wakil rakyat dinilai tidak peka terhadap penderitaan rakyat dan akhirnya menyebabkan korban dalam aksi demo 28 Agustus 2025.

“Situasi politik yang menyebabkan beberapa aksi unjuk rasa belakangan ini dan kemungkinan akan ada aksi susulan semua karena ulah dan pernyataan para anggota DPR. Akibat mental miskin dan rakus yang ingin menikmati hasil keringat rakyat tanpa peduli apa yang dialami oleh rakyat,” kata Fernando Emas saat dihubungi wartawan pada Jumat (29/8).

Menurut dia, DPR semestinya mendengarkan aspirasi masyarakat dan mahasiswa yang menolak tunjangan fantastis bagi anggota dewan. “Para anggota DPR seharusnya mendengarkan keinginan masyarakat yang keberatan terkait dengan tunjangan rumah. Jangan mengabaikan atau bahkan tidak peduli terhadap keberatan masyarakat,” ujarnya.

Fernando mengingatkan, jika DPR terus mengabaikan suara rakyat, gelombang unjuk rasa bisa semakin besar. “Sangat mungkin aksi serupa akan terus berlanjut dengan massa yang lebih banyak jumlahnya. Para anggota DPR jangan lupa terhadap peristiwa 1998 di mana saat itu massa berhasil menduduki gedung DPR," terangnya.

"Apalagi hari ini gedung DPR seolah para anggota DPR tidak menganggap aksi hari ini yang dilakukan oleh buruh dan mahasiswa, seolah menunjukkan bahwa mereka adalah pengecut,” tutup Fernando.

Sebagaimana diketahui dalam pekan ini berlangsung demonstrasi yang berujung ricuh. Pertama pada Senin (25/8) dan Kamis (28/8). Miris pada demo Kamis menelan korban. Seorang driver ojol menjadi korban tewas setelah dilindas oleh mobil rantis Brimob yang melakukan pengamanan sejak pagi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:51 WIB
X