Jumat, 28 Agustus 2026

Gerakan Muliakan Yatim Targetkan Kebaikan untuk 10.000 Anak Indonesia Hingga Palestina

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Jumat, 1 Agustus 2025 | 12:35 WIB
Psikolog anak Kak Seto hadir dalam acara “Muliakan Yatim Bantu 10.000 Anak Raih Cita” yang digelar Dompet Dhuafa di Sasana Budaya Rumah Kita Dompet Dhuafa pada Senin (14/7/2025). (Istimewa
Psikolog anak Kak Seto hadir dalam acara “Muliakan Yatim Bantu 10.000 Anak Raih Cita” yang digelar Dompet Dhuafa di Sasana Budaya Rumah Kita Dompet Dhuafa pada Senin (14/7/2025). (Istimewa

 

Jakarta,RakyatSultra.id- Kementerian Sosial menyatakan sebanyak empat juta anak yatim di Indonesia membutuhkan perhatian serius. Selain membutuhkan bantuan secara fisik, mereka juga membutuhkan dukungan psikis dan kasih sayang.

Sebagai lembaga filantropi yang aktif mendukung kemanusiaan, Dompet Dhuafa kembali menunjukkan komitmennya dalam memuliakan anak yatim melalui kampanye yang bertajuk “Muliakan Yatim Bantu 10.000 Anak Raih Cita”. Program ini diperkenalkan dalam konferensi pers yang diadakan di Sasana Budaya Rumah Kita Dompet Dhuafa pada Senin (14/7/2025).

Gelaran ini turut dihadiri oleh Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika Ahmad Juwaini, Direktur Mobilisasi Dompet Dhuafa Etika Setiawanti, Psikolog Anak Seto Mulyadi, GM Gramedia Regional D. Elizabeth Driemirda, serta GM Penghimpunan ZIS Dompet Dhuafa Ahmad Faqih. Dompet Dhuafa juga mengundang awak media, jurnalis dan blogger.

Melalui program Muliakan Yatim yang sedang berjalan sejak Juni – September 2025 ini, Dompet Dhuafa menargetkan menjangkau 10.000 anak yatim dan dhuafa di seluruh Indonesia, termasuk ke Palestina yang kini tengah berada dalam kondisi memprihatinkan.

Ahmad Juwaini, Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa dalam sambutannya pada Press Conference Muliakan Yatim Bantu 10.000 Anak Raih Cita, Senin, (14/7/2025) di Sasana Budaya Rumah Kita Dompet Dhuafa.
Dalam pernyataannya, Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini menyoroti kerentanan yang terjadi kepada anak yatim akibat kurangnya pengasuhan dari sosok ayah. Sehingga memerlukan adanya dukungan dari berbagai pihak.

“Memuliakan Yatim di mana kita memberikan perhatian yang besar dan banyak karena mereka juga yang akan menjadi generasi penerus bangsa ini,” kata Ahmad Juwaini.

Talkshow Campaign Muliakan Yatim dihadiri oleh Kak Seto, Psikolog Anak, Elizabeth Drimerda, GM Gramedia Regional D, Etika Setiawanti, Direktur Resource Mobilization Dompet Dhuafa dan penerima manfaat.
Ahmad Faqih Syarafaddin, General Manager Penghimpunan ZIS Dompet Dhuafa menyampaikan berbagai program yang telah digulirkan diantaranya Beasiswa pendidikan dari jenjang SD hingga SLTA, termasuk Beasiswa Yatim Reguler dan Beasiswa YES (Yatim Ekselensia Scholarship) untuk persiapan kuliah, bantuan hidup (karitas) berupa pemenuhan kebutuhan harian dan sekolah, bantuan permodalan usaha bagi anak-anak yatim lulusan SLTA agar bisa mandiri secara ekonomi.

Selain itu, ada program Edutrip yang memberikan kesempatan kepada anak-anak yatim untuk berekreasi dan menyegarkan pikiran, serta Program Orang Tua Asuh, di mana donatur dapat mendukung kehidupan sehari-hari satu anak yatim secara langsung.

Dompet Dhuafa juga memberikan perhatian khusus kepada anak-anak yatim di Palestina. Sejak 7 Oktober 2023, lebih dari 39.000 anak yatim di Palestina terdampak, dan Dompet Dhuafa bekerja sama dengan NGO lokal untuk menyalurkan bantuan hidup dan program tahfidz Al-Qur’an.

Etika Setiawanti sebagai Direktur Resource Mobilization Dompet Dhuafa mengajak seluruh pihak untuk mendukung gerakan Muliakan Yatim Dompet Dhuafa.
Di kesempatan yang sama Direktur Mobilisasi Dompet Dhuafa Republika, Etika Setiawanti menjelaskan, ia mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam kampanye Muliakan Anak Yatim.

“Bisa mendukung campaign ini dengan berdonasi atau berkolaborasi melalui kanal yang kami sediakan, dan berkolaborasi secara partnership dengan Dompet Dhuafa baik melalui donasi, zakat, infak. Setelah pandemi COVID-19, jumlah anak yatim meningkat signifikan, kepedulian masyarakat sangat dibutuhkan untuk membantu mereka,” kata Etika.

Dalam kesempatan itu juga diumumkan kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi fokus utama dalam program Muliakan Yatim, Dompet Dhuafa dalam hal ini juga bekerjasama dengan Gramedia. Sebelumnya, Gramedia juga telah bekerja sama dengan Dompet Dhuafa dalam program Wakaf Al-Qur’an. Kegiatan Belanja Bareng Yatim menjadi salah satu bentuk dukungan Dompet Dhuafa terhadap kebutuhan anak-anak yatim. Dalam kegiatan ini, anak-anak diajak langsung ke Gramedia untuk memilih perlengkapan sekolah dan buku bacaan yang mereka inginkan.

“Kegiatan ini akan kami lanjutkan untuk kegiatan berikutnya agar anak-anak Indonesia mendapatkan akses untuk literasi lebih baik,” imbuh Elizabeth.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:51 WIB
X