Jumat, 28 Agustus 2026

Beras Oplosan Kerugikan Negara Rp 100 Triliun, Prabowo Minta Jaksa Agung dan Kapolri Sikat Pengusaha Nakal

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Senin, 21 Juli 2025 | 11:05 WIB
Presiden Prabowo Subianto (kanan) dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam kunjungan kerja di Merauke akhir 2024 lalu. (Humas Kementan)
Presiden Prabowo Subianto (kanan) dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam kunjungan kerja di Merauke akhir 2024 lalu. (Humas Kementan)

Jakarta,RakyatSultra.id Presiden Prabowo Subianto sudah mendengar adanya beras oplosan yang beredar di masyarakat. Kerugian akibat ulah nakal itu mencapai Rp 100 triliun setiap tahunnya.

Prabowo mengungkapkan telah mendapat laporan adanya beras oplosan. Beras ini adalah beras biasa tapi diklaim sebagai sebagai beras premium. "Saya minta Jaksa Agung dan Kapolri tindak pengusaha yang curang," kata Prabowo saat di Kongres PSI di Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS pada Minggu malam (20/7).

Dia menyebutkan dampak dari kenakalan ini adalah kerugian senilai Rp 100 triliun setiap tahun. "Ini kejahatan ekonomi luar biasa," ungkap Prabowo.

Kepala Negara bahkan dengan tegas menyebut bahwa kerugian ini merupakan subversif ekonomi. Jika kejahatan ini ditindak dan dimusnahkan, Prabowo optimistis akan menghilangkan kemiskinan. "Ini menikam rakyat," ujarnya.

Sebelumnya, pekan lalu Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyebut ada 212 merk beras diduga melakukan pengoplosan. Sehingga mutu beras dilanggar dan merugikan rakyat. (lyn)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:51 WIB

Terpopuler

X