Jumat, 28 Agustus 2026

Polri Tanam Jagung Serentak, Target 7,5 Juta Ton Jagung

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Rabu, 9 Juli 2025 | 18:42 WIB
Sekda Konawe Ferdinand (kiri) bersama Kapolres Konawe AKBP Noer Alam saat mengikuti kegiatan penanaman jagung serentak Lahan Sekolah SPP Wawotobi Konawe, Rabu (9/7).
Sekda Konawe Ferdinand (kiri) bersama Kapolres Konawe AKBP Noer Alam saat mengikuti kegiatan penanaman jagung serentak Lahan Sekolah SPP Wawotobi Konawe, Rabu (9/7).

Konawe, Rakyatsultra.id – Dalam langkah nyata mendukung program swasembada pangan nasional, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bersama pemerintah daerah dan sejumlah pemangku kepentingan menggelar penanaman jagung serentak pada kuartal III tahun 2025. Kegiatan ini juga dilaksanakan serentak secara nasional di kawasan Perhutanan Sosial, termasuk di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

Penanaman simbolis di Konawe dipusatkan di lahan Sekolah Pertanian Pembangunan (SPP) Wawotobi, Rabu (9/7/2025), pukul 14.15 WITA. Kegiatan ini menunjukkan komitmen Polri dalam memperkuat ketahanan pangan melalui sinergi lintas sektor.

Acara tersebut dihadiri langsung Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, didampingi Wakapolda, Danrem 143/Halu Oleo, dan sejumlah pejabat tinggi TNI-Polri. Dari pihak pemerintah, hadir Sekda Provinsi Sultra, Kajari Konawe Dr. Musafir Menca, Kapolres Konawe AKBP Noer Alam, Ketua DPRD Konawe I Made Asmaya, dan Sekda Konawe Dr. Ferdinand yang mewakili Bupati Konawe H. Yusran Akbar. Sejumlah kepala OPD lingkup Pemkab Konawe juga turut hadir.

Secara nasional, Polri menargetkan penanaman jagung di lahan seluas 750 ribu hektare pada kuartal III, dengan estimasi produksi 3 hingga 7,5 juta ton jagung. Sementara pada kuartal IV, target produksi meningkat hingga 10 juta ton dari lahan 1 juta hektare.

Program ini merupakan bagian dari kerja sama Polri dengan Kementerian Pertanian RI, serta didukung oleh lebih dari 135 ribu kelompok tani di seluruh Indonesia. Capaian pada kuartal I dan II 2025 sebelumnya telah menghasilkan panen jagung sebesar 2,08 hingga 2,5 juta ton.

Kapolri melalui jajaran di daerah menegaskan, kontribusi Polri tidak hanya menyangkut keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak sektor strategis seperti pertanian, yang berdampak langsung pada ketahanan pangan dan kesejahteraan rakyat.

“Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk ikut membangun kemandirian pangan nasional,” demikian disampaikan dalam sambutan jajaran Polri di lokasi kegiatan.

Program tanam jagung ini juga selaras dengan upaya pemanfaatan lahan perhutanan sosial secara produktif, ramah lingkungan, dan berorientasi pada kesejahteraan petani lokal.

Konawe sebagai salah satu sentra pertanian di Sulawesi Tenggara dinilai memiliki peran strategis dalam menyukseskan program ini. Selain dukungan dari aparat keamanan dan pemerintah, potensi lahan serta peran aktif kelompok tani menjadi kunci keberhasilan program.

Dengan langkah ini, Polri menegaskan bahwa ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan nasional, dan menjaga pangan sama pentingnya dengan menjaga keamanan. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:51 WIB

Terpopuler

X