Jumat, 28 Agustus 2026

Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi Eksplosif, 2 Bandara di NTT Tutup Sementara

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Selasa, 8 Juli 2025 | 13:22 WIB
Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur pada Senin (7/7) masih terasa dampaknya sampai Selasa (8/8). Sedikitnya 2 bandara ditutup pasca erupsi tersebut. (PVMBG)
Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur pada Senin (7/7) masih terasa dampaknya sampai Selasa (8/8). Sedikitnya 2 bandara ditutup pasca erupsi tersebut. (PVMBG)

Jakarta,RakyatSultra.id-Gunung Lewotobi Laki-Laki mengalami erupsi pada Senin (7/7). Dampaknya, dua bandara di Nusa Tenggara Timur (NTT) ditutup sementara. Yaitu, Bandara Maumere dan Bandara Larantuka.

Berdasar data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), masih terjadi hujan abu di wilayah terdampak Gunung Lewotobi Laki-Laki. Hujan abu itu didorong arah angin yang berhembus ke tiga arah berbeda. Karena itu, demi menjamin keselamatan penerbangan, dua bandara tersebut harus ditutup sementara.

”Atas peristiwa erupsi (Gunung Lewotobi Laki-Laki), dua bandara yakni Bandara Larantuka dan Bandara Maumere harus ditutup sementara akibat dampak sebaran abu. Meskipun demikian, arus lalu lintas di darat hingga kini masih terpantau aman dan lancar,” ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari pada Selasa (8/7).

BNPB menekankan kembali agar masyarakat maupun wisatawan tidak ada yang melanggar rekomendasi dari Badan Geologi, persisnya dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Yakni, tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius 6 kilometer dari pusat erupsi dan sektor barat daya-timur laut sejauh 7 kilometer.

”Kesiapsiagaan terhadap potensi banjir lahar juga perlu ditingkatkan, terutama di daerah aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki, seperti Sungai Dulipali, Nobo, Hokeng Jaya, dan Nurabelen, apabila terjadi hujan lebat,” imbuhnya.

Lebih lanjut Abdul Muhari meminta, masyarakat yang terdampak hujan abu selalu menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut untuk melindungi saluran pernapasan mereka. BNPB meminta masyarakat yang tinggal di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki terus mengikuti arahan dari petugas berwenang.

”Dalam masa darurat ini, pemerintah senantiasa berkomitmen untuk menjaga pemenuhan kebutuhan dasar bagi warga terdampak. Ketersediaan dukungan bantuan logistik dipastikan tercukupi. Dua minggu yang lalu, BNPB juga telah mengirimkan 50 ribu masker ke Flores Timur guna memenuhi kebutuhan masker bagi warga di sekitar kawasan terdampak erupsi,” jelasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:51 WIB

Terpopuler

X