Jumat, 28 Agustus 2026

Soroti OTT KPK di Sumut, Eko Kuntadhi: Usaha Melepaskan Diri dari Penguasa Lama

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Senin, 7 Juli 2025 | 13:53 WIB
Eko Kuntadhi
Eko Kuntadhi

Jakarta,RakyatSultra.id-Pegiat media sosial, Eko Kuntadhi ikut memberikan respon terkait korupsi proyek jalan di wilayah Sumatera Utara (Sumut) yang menjerat Kadis PUPR Sumut Topan Obaja Ginting.

KPK mengatakan operasi tangkap tangan (OTT) di Mandailing Natal menjadi pintu masuk dalam pengusutan kasus korupsi lain di Sumut.


"Jadi OTT ini adalah pintu awal, bukan pintu terakhir," kata Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (4/7/2025) lalu.

Budi mengungkap penyidikan kasus korupsi hasil OTT di Mandailing Natal ini masih berlanjut.

Tim penyidik KPK terus mendalami adanya dugaan korupsi yang terjadi pada proyek-proyek lain di Sumut.

"Kita masih terbuka peluang untuk terus mendalami proyek-proyek apa saja yang diduga ada korupsinya, termasuk peran-peran pihak lain, serta terkait dengan aliran-aliran uangnya, pihak-pihak mana saja yang kemudian menikmati aliran-aliran hasil tindak pidana korupsi tersebut. Semuanya masih didalami dan di-tracking," tambahnya.


Terkait hal ini, lewat cuitan di akun media sosial X pribadinya, Eko Kuntadhi menaruh curiga ke KPK.

Ia menyebut upaya ini dilakukan KPK agar bisa melepaskan diri dari pengaruh penguasa lama.

“OTT di Sumut, kayaknya usaha KPK untuk melepas diri dari pengaruh penguasa lama,” tulisnya dikutip Senin (7/7/2025).

 


Adapun harapan besarnya agar kasus korupsi ini bisa diusut lebih jauh dan lebih dalam lagi bahkan sampai ke akar-akarnya.

“Kita berharap kasus ini gak berhenti hanya di level kroco,” ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:51 WIB
X