Jumat, 28 Agustus 2026

Melempar jumrah di hari-hari tasyriq merupakan wajib haji yang harus ditunaikan sesuai ketentuan syariah, baik cara maupun waktunya," katanya pada Rab

Photo Author
Sitti Asnawati, Rakyat Sultra
- Rabu, 4 Juni 2025 | 13:38 WIB

Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetyani Aher meminta Pemerintah merespons cepat lonjakan kasus Covid-19 tersebut.

 

Ia tak memungkiri, melonjaknya tren kasus Covid-19 itu seiring meningkatnya positivity rate Covid-19 di kawasan Asia.

“Peningkatan kasus Covid-19 di Thailand, Malaysia, Singapura, dan Hongkong harus menjadi alarm kewaspadaan bagi Indonesia. Kita tidak boleh lengah,” kata Netty kepada wartawan, Rabu (4/6).

Netty menyambut baik keluarnya surat edaran Kemenkes terkait peningkatan kasus Covid-19 di beberapa negara, dan menyebut surat itu sebagai langkah antisipatif.

Namun, ia mengingatkan agar kebijakan ini tidak hanya menjadi dokumen administratif semata.

“Surat Edaran tidak cukup jika hanya berhenti di meja birokrasi. Perlu ada percepatan koordinasi lintas sektor hingga ke level fasilitas kesehatan terdepan di lapangan,” tegasnya.

Anggota Komisi Kesehatan DPR ini meminta Pengawasan terhadap mobilitas warga ditingkatkan. Salah satu yang perlu diantisipasi adalah arus individu di pintu masuk ke Indonesia.   

“Mobilitas warga dari satu tempat ke tempat lain, dari luar negeri ke Indonesia, itu menjadi salah satu pintu penularan Covid-19," jelasnya. 

Netty mendorong agar sistem kesehatan nasional tetap disiagakan sepenuhnya guna menghadapi potensi gelombang baru Covid-19.

“Pemerintah tetap harus menyiagakan sistem layanan kesehatan, termasuk ketersediaan fasilitas, tenaga medis, dan alat pelindung diri (APD) jika terjadi lonjakan kasus secara tiba-tiba,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sitti Asnawati

Tags

Terkini

Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:51 WIB

Terpopuler

X