Jumat, 28 Agustus 2026

19 Napi Kabur dari Lapas Nabire Secara Brutal, 11 Orang Ternyata Anggota KKB

Photo Author
Sitti Asnawati, Rakyat Sultra
- Selasa, 3 Juni 2025 | 10:36 WIB

 

 Jakarta,Rakyatsultra,-id.Sebanyak 19 narapidana di Lapas Kelas IIB Nabire, Papua Tengah, melarikan diri, sekitar pukul 11.00 WIT, pada Senin (2/6). Bahkan, 11 napi di antaranya merupakan bagian dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang berasal dari wilayah Puncak Jaya, Puncak, dan Paniai.

Kaops Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, mengungkapkan aksi pelarian berlangsung brutal. Salah satu napi, Ardinus Kogoya, tiba-tiba menyerang petugas menggunakan parang panjang yang diduga disembunyikan di balik punggung.

"Parang tersebut diduga berasal dari dalam lapas dan biasa digunakan untuk memotong kayu bakar," kata Faizal Ramadhani dalam keterangan tertulis, Senin (2/6).

Ia menyebut, serangan itu mengakibatkan tiga petugas mengalami luka-luka. Setelah melumpuhkan petugas, para napi melarikan diri melalui area belakang Lapas menuju kompleks KPR Pemda dan perbukitan.

 

"Di lokasi pelarian, ditemukan pakaian napi yang dibuang. Tiga dari mereka terpantau sempat berada di area Pasar Oyehe, Siriwini, dan Jalan Marthadinata, Nabire," ungkap Faizal.

Faizal memastikan, pihaknya telah mengerahkan tim gabungan untuk melakukan pengejaran. Ia menegaskan, tidak mentolelir terhadap aksi kekerasan yang dilakukan para napi sehingga bisa kabur dari Lapas Kelas IIB Nabire.

“Kami tidak akan mentolerir aksi kekerasan dan pelarian ini, terlebih jika melibatkan jaringan KKB. Tim kami bersama jajaran Polda Papua Tengah dan instansi terkait saat ini terus melakukan pengejaran secara intensif. Semua napi yang kabur akan ditindak tegas sesuai prosedur,” tegas Faizal.

Berdasarkan data Kaops Damai Cartenz, 19 napi yang kabur itu yakni, KKB Puncak Jaya di antaranya Yotenus Wonda, Alison Wonda, Tandangan Kogoya; KKB Puncak yakni Alenus Tabuni, Junius Waker, Yantis Murib, Ardinus Kogoya, Pelinus Kogoya, Marenus Tabuni; KKB Paniai yaitu Anan Nawipa, Yakobus Nawipa. Serta, non KKB yakni Agus Gobay, Yeheskiel Degei, Noak Tekege, Gimun Kogoya, Jenison Gobay, Roy Wonda, Andreas Tekege, Salomo Tekege.

Dalam kesempatan itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun tetap waspada. Ia meminta jika masyarakat melihat napi yang kabur untuk menginformasikan ke aparat terdekat.

“Kami mengimbau masyarakat di wilayah Nabire dan sekitarnya agar tidak panik. Jika melihat atau mengetahui informasi terkait keberadaan para napi, khususnya yang terafiliasi KKB, segera laporkan ke aparat terdekat atau hubungi call center Polri,” ujar Yusuf.

Satgas Ops Damai Cartenz memastikan bahwa langkah-langkah pengamanan di seluruh wilayah Papua Tengah akan terus ditingkatkan demi menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

"Saat ini pencarian terhadap 19 Napi yang kabur masih terus berlangsung," pungkasnya.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sitti Asnawati

Tags

Terkini

Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:51 WIB
X