KENDARI, Rakyatsultra.id - Dua siswa atau santri Madrasah Tsanawiyah (MTs) Pesantren Ummusshabri Kendari meraih prestasi membanggakan di tingkat nasional. Siswa atas nama Ahza Almirzha Hessian dan Naufal Azzam Farhansyah yang tergabung dalam satu tim berhasil meraih Juara I lomba bidang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) tingkat nasional kategori SMP/MTs dalam ajang Forcemi Islamic Competition (FICO) 2025.
Lomba KTIQ dilaksanakan oleh Forum Cendekiawan Muda Indonesia (Forcemi). Selain KTIQ, FICO 2025 juga memperlombakan empat bidang lainnya yaitu Tilawatil Qur’an, Khat/Kaligrafi, Dai, dan Syarhil Qur’an. Para pemenang diumumkan panitia melalui situs resmi Forcemi, Senin (5/5/2025).
Berdasarkan informasi dari panitia, terdapat lebih dari 100 karya tulis ilmiah kategori SMP/MTs yang mereka terima dari berbagai sekolah se-Indonesia. Dari seluruh karya yang masuk, panitia akhirnya memilih 5 besar terbaik masuk babak final. Selanjutnya masing-masing peserta lomba yang masuk 5 besar melakukan presentasi di hadapan tim juri secara daring (online), Sabtu (3/5/2025).
Berdasarkan hasil penilaian tim juri, peserta dari MTs Ummusshabri Kendari meraih Juara I, MTs Negeri 1 Blitar, Jawa Timur (Juara II), MTs Negeri 7 Bantul, Yogyakarta (Juara III), MTs Negeri 7 Bantul (Ide Terbaik), dan MTs Negeri Gunungkidul Yogyakarta (Presentasi Terbaik). Berkat keberhasilan mereka, para pemenang mendapatkan medali, sertifikat, dan uang pembinaan.
Kesuksesan siswa MTs Ummusshabri Kendari memenangkan lomba di ajang tersebut tak lepas dari tema penelitiannya yang unik dan menarik. Ahza dan Naufal di bawah bimbingan Salmah, S.Si sebagai guru pembimbing mengangkat judul penelitian “Implementasi Kajian Surah An-Nahl Ayat 11: Pengaplikasian Tanaman Sagu (Metroxlyon Sago) sebagai Solusi Penurunan Kadar Diabates Melitus Tipe 2.
“Selaku pendamping saya ingin mengatakan bahwa usaha tidak akan mengkhianati hasil. Anak-anak telah membuat karyanya sejak bulan Februari dengan perombakan judul sebanyak tujuh kali. Ketika dinyatakan untuk lanjut ke babak final, mereka fokus latihan presentasi walau di waktu libur. Ketika menang, saya sebagai pembimbing merasa sangat bangga dan ini menjadi awal yang baik, apalagi mereka masih kelas 7,” kata Salmah.
Penelitian tersebut membahas tentang implementasi tanaman sagu sebagai solusi alami dalam menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe 2 serta menghubungkannya dengan perspektif Islam, khususnya Surah An-Nahl Ayat 11.
“Tujuan penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai pemanfaatan sagu sebagai alternatif pangan yang lebih sehat bagi penderita diabetes serta mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya gaya hidup sehat berbasis pangan alami dan berkelanjutan,” kata Ahza selaku ketua tim.
Artikel Terkait
1.071 Siswa Ikut Lomba Kompetensi Siswa SMK Tingkat Nasional 2024
Membanggakan, Siswa MTs Pesri Juara 2 Lomba Pembuatan Vlog di MAN 1 Kendari