Jumat, 28 Agustus 2026

Tidak Diajak Teman Liburan Akhir Tahun? Ini 7 Tips Menghadapi Rasa Tertinggal Ketika Tidak Diajak dalam Kegiatan

Photo Author
Sitti Asnawati, Rakyat Sultra
- Rabu, 18 Desember 2024 | 10:35 WIB
Ilustrasi liburan akhir tahun.
Ilustrasi liburan akhir tahun.

Jakarta,Rakyatsultra.id - Liburan akhir tahun sudah tinggal menghitung hari. Tentunya, sangat lazim bagi seseorang untuk diajak atau mengajak teman liburan bersama.

Selain keluarga, liburan bersama teman juga jadi sesuatu yang tidak kalah menyenangkan. Terutama ketika lama tidak bertemu berbulan bahkan tahun lamanya, liburan bersama bisa jadi saat melepas rindu. 

 

Sebagian orang bisa mengajak teman atau sahabat dekatnya yang lain untuk liburan akhir tahun bersama. Kamu pun juga ingin diajak oleh teman atau sahabat baik itu sekolah, kuliah bahkan kantor.

Namun tidak semua yang kamu inginkan terwujud. Beberapa temanmu mungkin mengadakan acara liburan akhir tahun bersama, namun tidak tanpa kamu karena berbagai alasan.

 

Tidak perlu terlalu larut dalam kesedihan dan bertanya-tanya mengapa kamu tidak diajak secara berlebihan. Dilansir dari Science of People dan Healthline, berikut ini 7 tips menghadapi rasa tertinggal ketika tidak diajak teman dalam kegiatan:

1. Tidak Berpikir Terlalu Dalam

Tips pertama tentunya adalah dengan tidak overthinking atau berpikir terlalu dalam. Kamu mungkin saja bertanya-tanya mengapa atau apakah ada salah yang kamu lakukan sehingga tidak diajak. Ini perlu dihindari agar kamu tidak terjebak dalam pemikiran tersebut dan menjadi semakin negatif.

Tentunya ada alasan yang mendasari mengapa kamu tidak diajak oleh teman dalam liburan bersama. Entah menanyakannya langsung atau tidak, kamu tidak perlu memikirkannya terlalu dalam demi kebaikan dirimu sendiri.

2. Hindari Memendam Emosi

Tips kedua yang bisa kamu lakukan untuk menghadapi hal ini adalah dengan menghindari memendam emosi. Ketika kamu tahu tidak diajak oleh teman, kamu mungkin merasakan kecewa, sedih, marah, malu dan masih banyak lagi perasaan.

Perasaan tersebut tentunya manusiawi dan wajar terutama apabila kamu sudah merasa berteman dekat dengan orang tersebut. Tidak perlu terlalu dalam dipikirkan namun juga tidak perlu dipendam seakan-akan tidak merasakannya. Kamu bisa menyalurkan perasaan ini secara sehat demi ketenangan mental diri sendiri. (JP/RS)

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sitti Asnawati

Tags

Terkini

Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:51 WIB

Terpopuler

X