Jumat, 28 Agustus 2026

Program TJSL Pelindo Didorong untuk Berdampak & Berkelanjutan

Photo Author
Sitti Asnawati, Rakyat Sultra
- Rabu, 11 Desember 2024 | 10:41 WIB
Pelindo merancang agar program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang ditebar lebih profesional, berdampak, dan berkelanjutan.
Pelindo merancang agar program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang ditebar lebih profesional, berdampak, dan berkelanjutan.

JAKARTA, rakyatsultra.id - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo merancang agar program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang ditebar lebih profesional, berdampak, dan berkelanjutan.

Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum Pelindo, Ihsanuddin Usman menyatakan langkah itu sejalan dengan visi pemerintah untuk membangun masyarakat yang mandiri dan sejahtera.

Program TJSL Pelindo diharapkan bertransformasi dari kegiatan filantropi menjadi program yang berorientasi pada dampak positif berkelanjutan.

"Mulai dari perencanaan, implementasi, pengukuran dampak, hingga komunikasi kepada para pemangku kepentingan,” ujar Ihsanuddin saat membuka pelatihan peningkatan kapasitas perhitungan Social Return On Investment (SROI), Selasa (10/12).

Adapun pelatihan yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti oleh 45 peserta dari 20 unit yaitu kantor pusat, regional, subholding, serta non-klaster Pelindo, serta turut dihadiri oleh Asisten Deputi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Kementerian BUMN.

Kegiatan itu bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam mengukur dampak program TJSL secara sistematis dan terukur, sesuai standar metode SROI.

Ihsanuddin menegaskan pentingnya integrasi TJSL ke dalam bisnis perusahaan. Menurutnya, setiap unit operasi Pelindo Group harus memiliki minimal satu orang yang kompeten dalam mengelola TJSL.

“Kapabilitas SDM menjadi kunci. Dengan pengelolaan TJSL yang baik, performa bisnis juga meningkat,” tambahnya.

Pelindo juga memastikan program TJSL sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Fokus Pelindo meliputi aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan, yang terintegrasi dengan bisnis perusahaan.

“Ke depan, TJSL harus menjadi bagian tak terpisahkan dari strategi perusahaan untuk menciptakan value creation yang nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” terang Ihsanuddin lagi.

Pada kesempatan berbeda, Wakil Menteri BUMN Aminuddin Ma'ruf juga memberikan arahan strategis yang memperkuat urgensi transformasi TJSL di Pelindo.

Pada peluncuran buku Membangun Insan Pelindo di Museum Maritim Indonesia, 3 Desember 2024, Aminuddin menegaskan bahwa Pelindo memiliki peran strategis dalam mendukung visi Presiden Prabowo Subianto.

“Pelindo adalah kunci pendistribusian pangan dan energi. Jika Pelindo mampu beroperasi secara optimal, salah satu tantangan untuk mencapai swasembada pangan dapat teratasi. Pada konteks TJSL, program Peningkatan Gizi dan pemberdayaan UMKM di wilayah kerja, sangat relevan,” kata Aminuddin. (JPNN/RS)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sitti Asnawati

Tags

Terkini

Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:51 WIB

Terpopuler

X