Jumat, 28 Agustus 2026

PBNU Sesalkan 5 Nahdliyin Bertemu Presiden Israel hingga Survei: Penderita Obesitas Tertinggi dari Kalangan TNI/Polri

Photo Author
Sitti Asnawati, Rakyat Sultra
- Selasa, 16 Juli 2024 | 09:02 WIB
 Ketua pengurus besar nahdlatul ulama (PBNU) Savic Ali menyesalkan lima Nahdliyin bertemu Presiden Israel Isaac Herzog. Kunjungan itu disebut mengatasnamakan pribadi.
Ketua pengurus besar nahdlatul ulama (PBNU) Savic Ali menyesalkan lima Nahdliyin bertemu Presiden Israel Isaac Herzog. Kunjungan itu disebut mengatasnamakan pribadi.

Jakarta,rakyatsultra.id-  Sejumlah pemberitaan  pada Senin, 15 Juli 2024, menarik perhatian pembaca. Beberapa di antaranya menjadi populer. 
 

 

Pertama, Ketua pengurus besar nahdlatul ulama (PBNU) Savic Ali menyesalkan lima Nahdliyin bertemu Presiden Israel Isaac Herzog. Kunjungan itu disebut mengatasnamakan pribadi.
 
"Kemungkinan kunjungan mereka atas nama pribadi. Kita tidak tahu tujuannya apa dan siapa yang mensponsorinya. Ini tindakan yang disesalkan,” kata Savic melalui dikutip dari laman resmi NU, Senin, 15 Juli 2024.

 

 
Savic mengatakan kunjungan itu sebagai tindakan orang yang tak memahami geopolitik. Kunjungan mereka dianggap tak mengerti kebijakan NU secara organisasi, serta perasaan seluruh warga NU.

Kedua, polda metro jaya  memastikan kasus dugaan penerimaan gratifikasi, suap, dan pemerasan oleh Firli Bahuri terhadap mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) terus diproses. Polisi memastikan segera memberikan pembaruan kasus yang menjerat Firli.
 
"Ndak, ndak ada sama sekali. Jadi penanganan perkara oleh penyidik KPK dengan penanganan perkara yang ditangani oleh Subdit Tipikor (Polda) memang peristiwanya beririsan gitu kan, tapi masing-masing semua berjalan dengan aturan yang berlaku," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin, 15 Juli 2024.
 
Namun, Ade belum memastikan apakah akan memeriksa Firli kembali dalam kasus rasuah ini. Ade hanya memastikan kasus yang menjerat eks pucuk pimpinan Lembaga Antirasuah itu tetap berproses.
 
Ketiga, Kalangan TNI/Polri teridentifikasi sebagai penderita obesitas tertinggi. Hal ini berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 yang dirilis Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
 
Kemenkes melakukan penilaian status gizi penduduk di atas 18 tahun yang dinilai dengan Indeks Massa Tubuh (IMT). Indikator status gizi yang digunakan untuk kelompok umur ini didasarkan pada pengukuran antropometri berat badan (BB) dan tinggi badan (TB) yang disajikan dalam bentuk IMT.
 
Kemenkes membuat tabel proporsi status gizi penduduk dewasa atau usia 18 tahun ke atas menurut karakteristik. Di antaranya karakteristik pekerjaan dalam pengukuran status obesitas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sitti Asnawati

Tags

Terkini

Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:51 WIB

Terpopuler

X