Jumat, 28 Agustus 2026

Pengadilan Tinggi Batalkan Putusan Bebas Hakim Agung Gazalba Saleh, Babak Baru Dimulai

Photo Author
Sitti Asnawati, Rakyat Sultra
- Selasa, 25 Juni 2024 | 10:43 WIB
Terdakwa kasus suap dan gratifikasi pengurusan perkara di Mahkamah Agung, Gazalba Saleh berjalan meninggalkan ruangan usai menjalani sidang di Pengadilan Tipikor,  Jakarta, Senin (27/5/2024).
Terdakwa kasus suap dan gratifikasi pengurusan perkara di Mahkamah Agung, Gazalba Saleh berjalan meninggalkan ruangan usai menjalani sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (27/5/2024).

jakarta,rakyatsultra.id- Pengadilan Tinggi (PT)  DKI jakarta menginstruksikan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat meneruskan pemeriksaan kasus Hakim Agung nonaktif Gazalba Saleh. Perintah ini dikatakan seusai Majelis Hakim Tinggi mengabulkan perlawanan atau verzet yang diajukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap vonis bebas Gazalba Saleh.

Memerintahkan Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang mengadili perkara a quo untuk melanjutkan mengadili dan memutus perkara a quo,” kata Ketua Majelis Hakim Subachran Hardi Mulyono dalam sidang di ruang utama PT DKI Jakarta pada Senin (24/6/2024).

Perlawanan ini dimohonkan KPK karena Majelis Hakim Pengadilan Tipikor  Jakarta Pusat mengabulkan eksepsi atau nota keberatan gajalba saleh atas surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK. Lewat putusan perkara Nomor 35/PID.SUS-TPK/2024/PT DKI  ini, PT DKI membatalkan putusan bebas Gazalba Saleh yang dijatuhkan Pengadilan Tipikor jakarta  pada Senin 27 Mei 2024.

"Membatalkan Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 43/Pid.Sus-TPK/2024/PN Jkt Pst tanggal 27 Mei 2024 yang dimintakan banding perlawanan tersebut," ujar Mulyono.

Majelis Hakim Tinggi menegaskan surat dakwaan jaksa KPK sudah memenuhi syarat formil dan syarat materiil sesuai Pasal 143 Ayat (2) huruf a dan huruf b Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Oleh karena itu, PT DKI  menginstruksikan Pengadilan Tipikor meneruskan pemeriksaan kasus yang melilit Hakim Agung nonaktif tersebut.

“Surat dakwaan sah untuk dijadikan sebagai dasar memeriksa dan mengadili perkara tindak pidana korupsi atas nama Gazalba Saleh,” ucap Mulyono.

Mahkamah Agung menerbitkan Perma No 1 tahun 2020, dimana aturan ini memungkinkan hakim untuk menjatuhkan pidana penjara seumur hidup bagi koruptor.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sitti Asnawati

Tags

Terkini

Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:51 WIB
X