Jumat, 28 Agustus 2026

Tanggapi Pernyataan Arqam, Direktur IPI: Itu Sangat Berlebihan dan Merendahkan

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Selasa, 28 Mei 2024 | 19:45 WIB
Direktur PT Indeks Politica Indonesia (IPI) Suwadi Idris Amir.
Direktur PT Indeks Politica Indonesia (IPI) Suwadi Idris Amir.

MAKASSAR - Pernyataan pengamat politik Arqam Azikin yang megatakan paket Andi Sudirman-Fatmawati Rusdi masih mudah dikalahkan dengan pasangan lain mendapat tanggapan dari Direktur PT Indeks Politica Indonesia (IPI) Suwadi Idris Amir.

Suwadi mengatakan, pernyataan Arqam justru menimbulkan pertanyaan baru yakni parameter apa yang dipakai dalam melontarkan pernyataan tersebut.

"Walau kita menghargai pendapatnya sebagai pengamat, namun basis rujukan data yang dipakainya apa ya?" kata Suwadi saat dihubungi, Selasa (28/5).

Suwadi menilai pernyataan Arqam bahwa paasangan Andi Sudirman-Fatmawati Rusdi mudah dikalahkan sangat berlebihan.

"Bahasa itu terkesan sangat merendahkan. Padahal dari data survei yang kami lakukan justru Andi Sudirman memiliki elektabilitas tertinggi," imbuhnya.

Suwadi kemudian mengatakan kalau Arqam mengatakan paket Andi Sudirman-Fatmawati kemungkinan bisa dikalahkan, itu masih dapat diterima, karena memang dinamika politik dapat berubah dalam hitungan detik.

"Namun kalau dia mengatakan sangat mudah dikalahkan, ini saya nilai berlebihan dan bahkan terkesan merendahkan," ujarnya.

Apalagi, kata Suwadi, gerbong kekuatan yang dimiliki Andi Sudirman sangat besar. Di samping sebagai petahana juga akar pemilihnya sudah sangat militan.

"Ini bukan pengamatan, tapi kami memakai data dari survei yang telah kami lakukan," tandasnya.

Diketahui, dalam sebuah media online, Minggu (26/5), Arqam mengatakan bahwa paket Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi sangat mudah dikalahkan.

Hal ini sangat bertolak belakang dengan hasil survei PT Indeks Politica Indonesia (IPI) yang merilis hasil surveinya menjelang kontestasi Pilgub Sulsel 2024, Senin (06/05/2024).

Dalam survei itu Andi Sudirman Sulaiman (Andalan) jauh di atas kandidat lainnya yakni mencapai 30 persen. Kemudian di posisi kedua ada nama Rusdi Masse 18,6 persen, Adnan Purichta9,4 persen, Ilham Arief Sirajuddin 8,6 persen, Mohammad Ramdhan Pomanto 6,2 persen. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:51 WIB

Terpopuler

X