Jumat, 28 Agustus 2026

Kanwil Kemenkumham Sultra Raih Penghargaan Perayaan Merek Festival 2023

Photo Author
Agus Syahlan Tohamba, Rakyat Sultra
- Kamis, 26 Oktober 2023 | 10:57 WIB
Kanwil Kemenkumham Sultra Raih Penghargaan Peserta MIC Terbanyak pada Perayaan Merek Festival 2023.
Kanwil Kemenkumham Sultra Raih Penghargaan Peserta MIC Terbanyak pada Perayaan Merek Festival 2023.

JAKARTA, rakyatsultra.id – Direktorat Jenderal (Dirjen) Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia (RI) melaksanakan kegiatan Puncak Perayaan Merek Festival Tahun 2023 yang dilaksanakan di Lapangan Merah, Kemenkumham RI, Rabu (25/10).

Kegiatan diawali dengan makan malam bersama di Graha Pengayoman Kemenkumham RI dan dilanjutkan dengan hiburan dari Komika ternama Cak Lontong yang didampingi Akbar yang merupakan Komika dari Komunitas Stand Up Comedy Indonesia sebagai pembuka acara, tampak Menkumham RI, Prof. Yasonna Hamonangan Laoly, S.H., M.Sc., Ph.D. yang didampingi oleh Dirjen Kekayaan Intelektual Min Usihen, S.H., M.H tertawa lepas menikmati acara hiburan yang disajikan.

 

Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian penghargaan Anugerah Kinerja dan Anugerah Merek Tahun 2023 yaitu pemberian penghargaan kepada Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham, dimana Kanwil Kemenkumham Sultra menjadi pemenang penghargaan pada Kategori Strategi dan Inovasi Layanan Kekayaan Intelektual di Wilayah Subkategori Pelaksanaan Program Unggulan Klinik Kekayaan Intelektual melalui Mobile Intellectual Property Clinic (MIC) dengan Jumlah Peserta Terbanyak dalam Pelaksanaan MIC Tahun 2023.

Penghargaan diberikan langsung oleh Menkumham RI Prof. Yasonna Hamonangan Laoly didampingi oleh Dirjen Kekayaan Intelektual Min Usihen dan diterima langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Sultra, Silvester Sili Laba.

Pelaksanaan MIC Kanwil Kemenkumham Sultra dilaksanakan pada tanggal pada tanggal 25 sampai dengan 27 September 2023 di Kampus Hijau Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sultra sekaligus sebagai kegiatan penutup dari rangkaian MIC Tahun 2023 yang dihadiri langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenkumham RI, Komjen Pol. (Purn.) Dr. (H.C.) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H. yang juga merupakan Penjabat (Pj) Gubernur sultra dan Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Min Usihen, S.H., M.H di Auditorium UHO Kendari.

Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan sekaligus membuka Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Kinerja Program Penegakan Pelayanan Hukum Bidang Kekayaan Intelektual oleh Menkumham RI, Prof Yasonna Laoly.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa dalam kurun waktu 3 tahun terakhir permohonan pendaftaran merek di Indonesia menunjukkan trend positif, dan dapat dijelaskan melalui 2 perspektif yaitu, meningkatnya differensiasi produk jasa karena adanya permintaan pasar membuat kebutuhan pelaku usaha terhadap merek menjadi penting, merek berfungsi sebagai identitas suatu produk dan menjadi pembeda dari jenis merek yang lain sehingga konsumen dapat mengidentifikasi dan mengenali produk atau layanan tertentu sekaligus memberikan perlindungan hukum dan peniruan pelanggaran oleh produk serupa dan meningkatnya persaingan sektor jasa dan kreatifitas telah mendorong kebutuhan akan perlindungan kekayaan intelektual untuk melindungi bentuk inovasi non teknologi, penggunaan merek sangat mendukung sektor industri kreatif karena merek dapat membantu melindungi soft inovation yaitu bentuk inovasi estetika dan intelektual yang semakin penting dalam persaingan pasar moderen.

“Dalam era ekonomi kreatif saat ini dapat dikatakan sebagai salah satu elemen utama, oleh karena itu Kemenkumham RI melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual berkomitmen untuk memberikan pelayanan kekayaan intelektual berbasis teknologi informasi sehingga memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mencatatkan dan mendaftarkan kekayaan intelektualnya,” bebernya.

Sambungnya, pencanangan tahun 2024 sebagai tahun Indikasi Geografis merupakan upaya untuk mempromosikan produk-produk unggulan tersebut dari penyalahgunaan atau pemalsuan serta membantu mempertahankan identitas budaya. pencanangan Tahun 2024 sebagai Tahun Indikasi geografis juga merupakan penghargaan terhadap keragaman geografis Indonesia yang dimiliki setiap wilayah, karena disetiap wilayah memiliki keunikan dan ciri khasnya sendiri yang layak untuk dihargai dan dipromosikan.

“Untuk itu, saya berharap kepada seluruh Kantor Wilayah untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dengan pemangku kepentingan di wilayah serta aktif mendorong pengembangan Indikasi geografis,” pungkasnya.

Untuk diketahui, kegiatan dilanjutkan dengan simbolisasi penutupan Tahun Merek 2023 dan pencanangan Tahun Indikasi Geografis Tahun 2024 “Jelajah Indikasi Geografis Indonesia 2024” yang disimbolkan dengan harta karun melambangkan Kekayaan Indonesia yang penuh dengan harta karun terpendam. Kegiatan ditutup dengan berbagai hiburan yang melambangkan kekayaan intelektual Indonesia dan ditutup dengan penampilan Band Padi Reborn yang menghibur peserta yang hadir di Lapangan Merah. FJR/RS

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Agus Syahlan Tohamba

Tags

Terkini

Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:51 WIB
X