Bupati Mubar Achmad Lamani, usai memimpin apel gabungan di pelataran Setda, Senin (21/2/2022). Foto: Erik/Rakyat Sultra.
LAWORO - Pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna Barat (Mubar) menjadi "senjata" pemerintah setempat, untuk memacu kedisiplinan aparat birokrat.
Kendati ada ancaman seperti itu, abdi negara di sana, masih saja mempertontonkan tindakan indisipliner saat pelaksanaan apel gabungan. Hal itu, terlihat lagi, kemalasan pegawai saat apel Senin (21/2/2022) yang dipimpin langsung Bupati Mubar Achmad Lamani.
Fenomena pegawai malas sudah sering terjadi akhir-akhir ini. Bahkan, disaat Bupati berada di luar daerah, tak ada pelaksanaan apel gabungan, sebagaimana biasanya dilakukan.
Melihat itu, Achmad Lamani mengecam para birokratnya yang malas. Bahkan, ia kembali mengancam bakalan memberikan sanksi berupa pemotongan TPP.
"Bagi ASN malas, kita akan potong Tambahan Penghasilan Pegawai. Saya perintahkan juga yang hadir Apel hari ini untuk diabsen dan disetor kepada saya,” tegas Bupati Mubar, Achmad Lamani saat memimpin apel gabungan.
Ketegasan itu, dengan melihat kehadiran ASN berada pada angka 3-73 persen saja. Itu artinya, tingkat kehadiran pegawai, bukan meningkat bahkan merosot. Dirinya mengaku sedih melihat perilaku bawahannya. Dengan jumlah aparatur sekitar 1.800 orang, yang hadir dalam Apel Gabungan tidak sampai 100 orang.
"Sebagai abdi negara dan masyarakat, kita (ASN) jangan terlalu nyaman menggunakan fasilitas yang diberikan oleh negara.Kedisiplinan dan kerja kita tidak seimbang,” terang mantan Sekda ini.
Tak hanya menyoal pegawai, Achmad Lamani juga menyorot ketidakhadiran para kepala desa. Saat pelaksanaan apel, tak terlihat satupun para kepala desa. Kepala Dinas DPMD langsung diinstruksikan untuk menghadirkan para anggotanya itu.
“Sejak kapan kepala DPMD Mubar memberhentikan keikutsertaan kades dan perangkatnya mengikuti apel gabungan. Saya juga akan memerintahkan kadisnya menghadap dan memberikan alasannya,” pungkas Achmad Lamani. (m1/b/aji)