Nurhayat Fariki.
RAHA-Dana Desa (DD) membuka 'keran' bagi asyarakat desa berpenghasilan Rendah (MBR) untuk mendapat layanan penyambungan pipa PDAM ke rumah-rumah warga (SR).
Peluang itu rupanya disambut baik oleh sejumlah desa yang sudah dilalui oleh pipa tersier PDAM.
Dikonfirmasi jurnalis Rakyat Sultra, akhir pekan kemarin, Direktur PDAM Muna, Nurhayat Fariki mengungkapkan, baru lima desa yang mengajukan usulan untuk penyambungan SR di PDAM Muna.
Lima desa tersebut adalah Desa Mabodo, Desa Masalili, Desa Kondongia, Desa Mabolu, dan Desa Waara. Sementara tujuh desa lainnya yang telah dilalui pipa tersier belum memberi konfirmasi.
"Kami belum tau apa kendalanya, yang jelas baru lima desa yang sudah mengusulkan penyambungan SR bagi MBR," sebutnya.
Bagi desa yang telah mengusul, pria yang akrab disapa Yayat ini meminta agar desa-desa tersebut segera mengajukan nama-nama MBR sebagai calon penerima SR.
"Kami minta agar desa-desa segera memasukkan nama-nama calon penerima SR untuk diverifikasi kelayakannya, " imbaunya.
Sementara itu Kepala Dinas PMD Muna, Rustam menegaskan bahwa DD hanya mendanai SR bukan untuk penyambungan pipa tersier.
"DD hanya bisa digunakan untuk SR bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Yang melakukan verifikasi kelayakannya adalah PDAM," tegasnya. (sra/aji)