muna-raya

DKP Mubar Segera Serahkan Bantuan 18 Unit Perahu Fiber kepada Nelayan

Kamis, 12 Agustus 2021 | 06:14 WIB
Ir H La Djono.   LAWORO - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Muna Barat (Mubar) segera merealisasikan bantuan perahu fiber nelayan. Setidaknya, ada 18 unit perahu fiber dengan kapasitas lima gross tonase (GT) itu, bakalan diberikan pertengahan medio Agustus. Instansi terkait, sementara menyiapkan skema penyerahan bantuan. Kepala DKP Mubar, La Djono mengatakan, saat ini, perahu nelayan jenis fiber itu, sedang berada di galangan Bombana. Pihaknya, dalam waktu dekat, akan segera mendatangkan perahu bantuan itu di Tondasi. "Kapal sudah ada. Hanya penyerahan itu, apakah habis perayaan kemerdekaan Indonesia, atau bagaimana. Pastinya, Agustus ini, karena kontraknya bulan ini," kata Kepala DKP Mubar, La Djono, kemarin. Istimewanya, bantuan ini, lanjut La Djono, dilengkapi dengan mesin diesel berkapasitas 33 PK. Ditambah dengan, alat tangkap berupa jaring gilnet hanyut. "Hanya memang, saat penyerahannya itu, belum ada jaringnya. Sebab, masih dalam perjalanan dari Makassar. Trtapi, mudah-mudahan segera tiba," terangnya. Kendati begitu, mantan sekretaris DKP di Muna mengaku, ada dua desa yang hanya mendapatkan bantuan perahu plus mesin diesel saja. Sebab, pembiayaannya diplot lewat Dana Alokasi Umum (DAU). "Itu akan diserahkan di Desa Lasama dan Lakabu. Tetapi, kalau soal alat tangkapnya nanti, tetap akan diberikan. Hanya lewat kegiatan lain. Alat tangkap yang diberikan berbeda yakni jaring tasi," katanya. Sementara, 16 unit lengkap dengan mesin dan jaring gilnet itu yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), bakalan diserahkan di Maginti 6 Unit, Tiworo Utara 7 unit, yang mencakup pendistribusiannya di enam pulau dan 1 unit di Tondasi. Kemudian, Lemoambo 1 unit, Kasakamu serta Tanjung Pinang, masing-masing 1 unit. La Djono menerangkan, program bantuan perahu nelayan setiap tahunnya selalu diporsikan. Berdasarkan hasil evaluasi, semua penerima bantuan, sangat menunjang perekonomian nelayan serta peningkatan hasil tangkap yang ramah lingkungan. "Ada perubahan penghasilan mereka. Termanfaatkan betul - betul. Hanya karena, tidak tersentuh selama ini. Karena, keterbatasan anggaran," tandasnya. (m1/b/aji)

Tags

Terkini

Bawaslu Muna Rekomendasi PSU di 4 TPS, Ini Penyebabnya!

Minggu, 18 Februari 2024 | 20:12 WIB

Bawaslu Muna Tegaskan Hari Ini Seluruh APK Ditertibkan

Senin, 12 Februari 2024 | 16:18 WIB

Simulasi Pemilu di TPS Napabalano

Kamis, 1 Februari 2024 | 19:16 WIB

Bachrun Tunggu Restu Mendagri untuk Mutasi Pejabat

Kamis, 1 Februari 2024 | 19:10 WIB

Kuota Bedah Rumah di Sultra 3000 Unit

Kamis, 11 Januari 2024 | 11:10 WIB