Bupati Muna ketika meneken MoU penepatan 120 transmigran dari Jawa ke Muna.
RAHA-Kabupaten Muna menjadi salah satu daerah di Sulawesi Tenggara yang menjadi tujuan penempatan warga transmigran.
Tahun 2022 mendatang, Muna akan kembali kedatangan 120 Kepala Keluarga (KK) warga transmigran drai Pulau Jawa, tepatnya dari Kabupaten Bantul, Yogyakarta dan Sragen, Banten.
Hal itu ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Bupati Muna, LM Rusman Emba dengan Bupati Bantul dan Bupati Sragen yang disaksikan oleh Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar, Wakil Ketua Komisi V DPR-RI, Ridwan Bae dan Dirjen Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi, Aisyah Gamawati, Kamis (27/5/2021) di Jakarta.
Melalui telpon selulernya dari Jakarta, Kepala Dinas (Kadis) Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Muna, Fajaruddin Wunanto menyebutkan, 120 KK transmigran tersebut akan ditempatkan di UPT Raimuna da UPT Moolo.
" 20 KK di UPT Raimuna dan 100 KK di UPT Moolo," rincinya.
Lanjutnya, terkait dengan rencana penempatan 120 KK transmigran asal Pulau Jawa ini, pemerintah pusat melalui Kemendes PDDT akan mengucurkan anggaran untuk pembangunan sarana dan prasaran pemukiman di UPT Raimuna dan Moolo.
"Anggarannya akan segera dibahas oleh pemerintah pusat dalam waktu dekat ini,"ucapnya. (sra/aji)