Pemdes Kampobalano menyelurkan BLT Covid-19 yang bersumber dari dana desa. Foto: Erik/Rakyat Sultra.
LAWORO - Warga Desa Kampobalano Kecamatan Sawerigadi Kabupaten Muna Barat (Mubar) sudah mulai menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Covid-19.
Bantuan yang bersumber dari Dana Desa (DD) yang dikhususkan bagi warga yang terdampak virus mematikan tersebut, diproyeksikan sekitar Rp 414 juta. Akan tetapi, nominal sebanyak itu, dialokasikan tahun ini, hingga medio Desember mendatang.
Kepala Desa (Kades) Kampobalano, La Ode Baena mengatakan, saat ini, warganya yang akan menerima bantuan Covid, naik sekira tiga 3 persen. Semula, ada 108, kini menjadi 115 orang.
"Sekarang sudah mulai terima BLT. Karena, cairnya direkening kemarin, maka hari ini, kita salurkan. Ada 115 orang yang terima dari total sebelumnya, 108 orang," kata Kades Kampobalano, La Ode Baena, saat dijumpai, Kamis (20/5/2021).
Ia mengaku, pencairan yang dilakukan saat ini, porsinya untuk Januari. Sehingga, penerimaan bulan berikutnya, menunggu dulu laporan realisasi Januari.
"Untuk penerimaan bulan Februari, kita tuntaskan dulu Januari. Setelah itu, kita buatkan laporannya, baru kita cairkan lagi bulan berikutnya. Begitu seterusnya. Penerimaannya setiap bulan. Dengan total Rp 300 ribu perbulannya," akunya.
Baena demikian disapa, pencairan BLT dari DD ini, untuk tahap 1 sebesar 40 persen dari jumlah anggaran. Tapi, warga yang akan menerima BLT, terhitung sampai medio Mei saja.
"Jadi, memang setiap bulan terima. Tapi, sampai Mei saja dulu. Sebab, yang ditransfer direkening hanya 40 persen saja. Tapi, total keseluruhan Rp 414 juta," pungkas La Ode Baena. (m1/b/aji)