RSUD Muna
RAHA - Kepemimpinan mendiang dr H LM Baharuddin,M.Kes, mantan Bupati Muna periode 2010-2015 akan menjadi sejarah yang patut diingat oleh generasi yang akan datang.
Selama periode kepemimpinannya menahkodai Kabupaten Muna, suami Hj Wa Ode Sitti Farida ini telah menorehkan sejumlah prestasi gemilang dan membangun karya monumental yang kini sudah bisa dinikmati oleh masyarakat Muna, seperti Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna dan Pasar Modern Laino.
Teranyar, muncul wacana nama dr H LM Baharuddin,M.Kes akan diabadikan sebagai nama RSUD Muna yang dibangun menggunkaan konsep rumah sakit moderen.
Menyikapi wacana tersebut, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Muna, Yasin La Daisai menyatakan, mendukung wacana tersebut.
"Kami sangat mendukung pengabadian nama rahimahullah dr H LM Baharuddin, M.Kes sebagai Nama RSUD di Kabupaten Muna, sebagai bentuk apresiasi atas jasa dan pengabdiannya terhadap pembangunan Kabupaten Muna," kata Yasin.
Olehnya itu HMI Cabang Muna mendorong DPRD Muna dan Bupati Muna untuk segera merealisasikan wacana dan harapan ini menjadi lebih konkret dalam bentuk produk kebijakan yang bersifat mengikat, baik itu dalam bentuk Perkada ataupun Peraturan Daerah (Perda).
Lanjutnya, pengabadian nama dr. LM Baharuddin M. Kes sangat tepat mengingat almarhum merupakan salah satu tokoh Kabupate Muna, mantan Bupati Muna yang visioner dalam mendorong akselerasi pembangunan di tanah Muna, wite barakati.
"Di masa pemerintahan beliaulah pembangunan RSUD Kab. Muna modern dan Pasar Laino Modern yang ada saat ini dimulai, lalu dirampungkan di masa Pemerintahan Bupati Muna LM Rusman Emba, ST. Di masa beliau pula Muna bagian Barat dimekarkan menjadi sebuah Daerah Otonom Baru, sehingga wilayah Pulau Muna bagian Barat keluar dari ketertinggalan pembangunan," ulasnya.
Selain pengabdiannya kepada daerah dan masyarakat, sosok almarhum dr H LM Baharuddin adalah tokoh panutan masyarakat Kabupaten Muna.
Putra mendiang Raja Muna, La Ode Pandu dan Wa Ode Pine ini dikenal sebagai salah satu sosok yang santun, mengayomi, religius dan beradat yang menjunjung nilai-nilai kearifan Masyarakat Muna dalam kehidupan keseharian maupun dalam menjalankan roda pemerintahan, baik ketika beliau menjadi birokrat maupun Bupati Muna.
"Sehingga beliau merupakan salah satu sosok yang menjadi representasi keteladanan dan panutan bagi generasi muda Muna," pungkasnya. (sra/aji)