Sudarmawan, S.Pd, M.Si
LAWORO - Sebanyak 85 guru di Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara, mengikuti seleksi calon kepala sekolah (Cakep). Mereka menjajal kemampuan untuk bisa memperebutkan "tiket" mengisi jabatan kosong kepala sekolah (Kepsek), baik kepsek tingkat Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Saat ini, mereka tinggal menunggu hasil rekomendasi, layak atau tidaknya mengisi posisi strategis di sekolah itu.
Para guru yang ikut seleksi, menunggu pengumuman dari Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LP2KS) Kementerian Pendidikan Nasional, untuk mendapatkan sertifikasi calon kepsek. Termasuk, Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP), selaku tim seleksi.
"Jadi, ada 85 guru yang ikut untuk menjadi calon kepala sekolah. Harus ada sertifikat dulu untuk menjadi kepsek. Karena, itu menjadi syarat layak atau tidak layak," kata Sudarmawan, Kabid Ketenagaan Diknas Mubar, saat dikonfirmasi akhir pekan lalu.
Dari 85 guru yang ikut, lanjut Sudarmawan, mereka akan memperebutkan, 13 posisi jabatan kepsek yang kosong. Itu tersebar di 9 SD dan 1 Kepsek Tingkat Kanak-Kanak (TK), serta 3 jabatan Kepsek di tingkat SMP. Makanya, mereka menjalani tes tertulis dan wawancara menguji kualitas dan pemahaman mengenai tugas pokok dan fungsi (tupoksi).
"Kepsek yang kosong ini, lantaran sudah ada yang almarhum, serta pensiun. Sekarang masih diisi pelaksana. Untuk menjabat disitu, maka calon kepsek harus ikut seleksi untuk mengantongi sertifikat dulu. Tesnya mereka seputar tupoksi kepsek," katanya.
Jika dalam prosesnya, dari jumlah sekian yang mengikuti seleksi dan dinyatakan layak untuk menjadi calon Kepsek melebihi kuota jabatan kepsek yang kosong, Sudarmawan tak ingin mau berspekulasi. Persoalan, siapa yang tertampung untuk mengisi posisi tersebut, terpulang dari pemerintah setempat, selaku pemangku kebijakan.
"Kalau itu, saya kurang tau. Itu mungkin kebijakan pemerintah untuk menempatkan kepsek pada sekolah yang kosong. Tapi, kalau ada lagi jabatan kosong kepsek selanjutnya, tidak akan susah dicari. Sudah ada calonnya, karena sudah memegang sertifikat dari LP2KS," terangnya.
Sudarmawan menyampaikan, hasil dari seleksi, akan diumumkan secepatnya oleh tim seleksi. (m1/b/aji)