Jamuddin, S.Pd, MM
LAWORO - Memaksimalkan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) agar tepat sasaran, Dinas Pendidikan (Diknas) Muna Barat (Mubar) juga terus melakukan evaluasi terhadap tata pengelolaan setiap triwulan.
Hal itu tentunya, untuk memastikan antara laporan masing-masing sekolah atas penggunaan dana tersebut, dengan pelaksanaannya.
Kepalaa Dinas Pendidikan (Kadiknas) Mubar, Jamuddin mengatakan, evaluasi yang dilakukan itu, apakah penggunaan dana Bos telah sesuai rambu-rambu yang telah ditentukan atau tidak.
"Evaluasi itu dilakukan bahwa Diknas membentuk tim. Semua dicek apakah benar antaran laporan sekolah dengan pelaksanaannya. Ditakutkan jangan sampai dana BOS disalah gunakan. Apalagi, anggaran banyak yang dikelola," kata Kadiknas Mubar, Jamuddin, akhir pekan lalu.
Sejauh pemeriksaan yang dilakukan, lanjut Jamuddin, semua tepat sasaran. Hanya saja, satu ataupun dua sekolah yang ditemukan terjadi kesalahan. Itu pun, terletak pada kesalahan administrasi saja.
"Jadi memang, tetap terpantau penggunaan dana BOS. Tidak ada yang main-main dengan penggunakannya. Apalagi, BPK juga terus melakukan pemeriksaan," katanya.
Saat pandemi Covid pun, Jamuddin mengaku, penggunaan dan BOS tetap terpantau. Sebab,peruntukkannya, sekolah harus mengadakan masker untuk siswa, wastafel di setiap ruang belajar, maupun hand sanitizer.
"Ini juga yang kita perketat pengelolaannya. Mudah-mudahan, pihak sekolah pro aktif mengadakan masker, wastafel maupun pencuci tangan lewat dana BOS, " tandas Jamuddin. (m1/b/aji)