Laode Hanafi
LAWORO - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Muna Barat (Mubar) terus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sektor-sektor strategis yang menjadi lumbung penghasilan dimaksimalkan.
Ada beberapa titik, yang menjadi sentral untuk mengejar retribusi. Itu terlihat dengan pengaktifan pos pos PAD dipintu masuk dan keluar wilayah itu, maupun dipelataran parkir pasar.
Pengaktifan pos PAD, pemerintah sudah melakukan sejak tahun lalu. Mulai dari Kusambi Kecamatan Kusambi, Lindo di Kecamatan Wadaga, Sangia Tiworo di Kecamatan Tikep, Tangkumaho di Kecamatan Napanokusambi, maupun Barangka di Kecamatan Sawerigadi.
"Ada beberapa titik yang diaktifkan untuk pemungutan retribusi. Semua pintu masuk dan keluarnya Mubar. Termasuk di Bandara. Semua dimanfaatkan untuk menggenjot PAD," kata Kadishub Mubar, La Ode Hanafi, diruang kerjanya, akhir pekan lalu.
Kendati begitu, La Ode Hanafi tak tahu persis, berapa target PAD yang dicanangkan 2021 ini. Pastinya, instansinya, juga berupaya terus melaksanakan tanggungjawabnya, yang sudah dibebankan pemerintah kabupaten (Pemkab) terhadap pihaknya.
"Saya tidak tahu persis berapa target PAD tahun ini. Pastinya, semua pos telah disiapkan. Kita laksanakan tugas-tugas yang diberikan," argumentasi Hanafi diplomatis.
Ia berharap, selain pemanfaatan pos PAD maupun pungutan retribusi di pasar-pasar rakyat, pihaknya juga mencari skema untuk memaksimalisasi retribusi melalui sektor-sektor strategis lainnya.
"Semua kita akan manfaatkan untuk mendatangkan PAD," tandasnya. (m1/b/aji)