Drs La Mahi
RAHA - Pemerintah pusat melalui Kementrian Keuangan sedang menggulirkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui pemberian pinjaman tanpa bunga kepada daerah-daerah terdampak wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sebagai langkah antisipasi pelemahan ekonomi akibat pandemi Covid-19.
Pemerintah Kabupaten Muna termasuk salah satu daerah yang tertarik untuk ikut serta dalam program tersebut.
Dikonfirmasi jurnalis Rakyat Sultra, Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Kabupate Muna, Drs La Mahi mengungkapkan bahwa Pemkab Muna akan mengajukan pinjaman tanpa bunga senilai Rp 400 Miliar tahun 2021 ini.
"Pemkab Muna telah mengajukan pinjaman senilai Rp 400 M,"sebut Mahi. Pinjaman tersebut akan dikembalikan dalam jangka waktu delapan tahun lamanya.
Terkait penggunaan dana Rp 400 M tersebut, Mahi menjelaskan bahwa anggaran itu akan digunakan untuk kegiatan pembangunan infrastruktur sebagai upaya pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19 yang melanda hampir seluruh wilayah tanah air.
"Dana ini akan digunakan untuk membiayai kegiatan pembangunan infrastruktur yang ada di daerah," sebutnya.
Dengan demikian, pinjaman ini diharapkan dapat memulihkan demand atau permintaan masyarakat serta peningkatan suplai barang dan jasa yang dapat mempercepat perputaran perekonomian masyarakat. (sra/aji)