Cahwan
RAHA-Jelang pelaksanaan tes Seleksi Kemampuan Bidang (SKB) seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) Muna tanggal 5 Oktober mendatang, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Muna kembali mengejutkan publik dengan pengumuman tambahan psiko tes pada tes SKB di laman situs BKPSDM Muna.
Pengumuman tersebut sontak membuat sejumlah fraksi di DPRD Muna 'meradang'. Betapa tidak, tambahan psiko tes yang pernah ditentang secara resmi oleh lima fraksi di DPRD Muna pernah dibatalkan oleh Bupati Muna, LM Rusman Emba,ST melalui pernyataan resminya di media, dengan alasan demi menjunjung tinggi asas transparansi pada penerimaan CPNSD Muna.
Hal ini memantik Wakil Ketua DPRD Muna, Cahwan ikut angkat bicara. Cahwan sangat menyayangkan sikap Pemkab Muna yang tidak konsisten dengan apa yang dijanjikan sebelumnya. Politisi Demokrat ini menilai, tambahan psiko tes pada pengumuman resmi BKPSDM Muna ini telah menciderai transparansi penerimaan CPNSD Muna.
"Ini sama sama menjilat ludah sendiri, tidak komitmen, sebab kalimat pembatalan tambahan psiko tes CPNSD Muna ini ditegaskan langsung oleh pak Bupati Muna saat menyikapi sikap lima fraksi DPRD Muna yang menolak tambahan psiko tes tersebut. Yang menciderai transparansi penerimaan CPNSD Muna ini ya mereka (Pemda_red) sendiri," kata Cahwan.
Sebagai Bupati kata Cahwan, pasti tau dengan kebijakan yang ditempuh oleh jajarannya, apalagi kebijakan soal penerimaan CPNSD Muna ini yang sedari awal Bupati Muna, LM Rusman Emba sudah menyatakan komitmennya untuk mengedepankan transparansi dala penerimaan pegawai. Ia sangat menyayangkan, jika komitmen tersebut hanya utnuk kepentingan sesaat saja.
Sebagai pimpinan DPRD dan unsur Fraksi Partai Demokrat yang secara tegas menolak tambahan psiko tes ini, Cahwan kembali menyatakan sikap, menolak tambahan tes tersebut.
"Model tes psikologinya dialakukan secara manual ataupun online, saya selaku unsur pimpinan DPRD Muna, tetap konsisten menolak tambaham psiko tes tersebut. Tapi semua terpulang lagi kepada Pemkab Muna, apakah akan melakukan tamabahan psiko tes atau tidak, disinilah dilihat konsistensi seorang pemimpin terhadap komitmennya," tegasnya.
Sementara itu Kepala BKPSDM Muna, Sukarman Loke belum berhasil dikonfirmasi terkiat pengumuman di laman portal BKPSDM Muna ini. (sra/aji)