Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Muna, H. Rahman Saleh.
LAWORO, RakyatSultraOnline - Pasien positif dari Tim Nusantara Sehat yang bertugas di Muna Barat (Mubar) kini sudah menjalani isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna sebagai pusat rujukan pasien Covid-19.
Dengan adanya kasus baru ini di daerah otoritas La Ode M Rajiun Tumada, Gugus Tugas setempat kembali merilis data terbaru mengenai peta penyebaran wabah mematikan tersebut.
Dalam keterangannya, Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Mubar H Rahman Saleh merinci, Orang Tanpa Gejala kini mencapai 38 orang. Sementara Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 9 orang.
Mereka termasuk, yang pernah kontak dengan pasien positif, baik kontak sekamar maupun sekantor. "PDP kita masih kosong. Kita terus lakukan pengawasan dan pencegahan penyebarannya," terang Jubir Gugus Tugas Covid-19 Mubar, H. Rahman Saleh, Kamis (30/4).
Bagi mereka yang pernah melakukan kontak dengan tim Nusantara Sehat, lanjut pria yang menjabat sebagai Kabid di Dinkes ini, tetap dilakukan isolasi mandiri, meski hasil rapidtest non reaktif. Hal itu, dilakukan sebagai protap penanganan Covid. "Tapi kita akan rapid ulang, untuk memastikan kembali, apakah terpapar atau tidak," jelasnya.
Rahman Saleh berharap, untuk Pemkab, dengan adanya ini, menjadi kasus pertama dan kasus terakhir. Pemerintah akan terus memperketat lagi pengawasan perbatasan dengan melakukan penyemprotan maupun penyuluhan.
"Penggunaan masker, jaga jarak, hindari kerumunan, cuci tangan, hidup sehat. Kita akan terus berikan edukasi dan penyuluhan. Bagi OTG dan ODP juga kita ketat follow untuk dipantau. Semoga tidak tertular," jelasnya.
Rahman Saleh mengaku ada program prioritas dalam penanganan Corona. Terutama juga bagi mereka yang terkena Covid-19 maupun ODP, yakni meningkatkan imun dan asupan gizi serta hindari stress. "Mudah-mudahan kasus pertama dan terakhir," katanya sembari menyampaikan pasien penderita Covid-19 akan terus dipantau perkembangan kesehatannya. (rs)