muna-raya

Akhirnya Muna Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

Senin, 20 April 2020 | 21:50 WIB
dr Ahmad Wahid, Sp.PD. Foto: Isra/Rakyat Sultra     RAHA-Kabupaten Muna akhirnya menjadi klaster baru penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19), setelah tujuh warganya dinyatakan positif corona usai menjalani rapid tes dan Real-Time PCR dari sampel swab nasoorofaring (NOF). Secara otomatis Kabupaten Muna akhirnya keluar dari zona hijau dan masuk zona merah. Tak hanya itu, kekhawatiran Muna jadi klaster baru penyebaran Covid-19 akhirnya terjadi. Hal itu diakui oleh juru bicara penanganan Covid-19 Kabupaten Muna, dr Ahmad Wahid, Sp.PD ketika dikonfirmasi jurnalis Rakyat Sultra, Senin (20/4/2020). Kendati sedikit ragu menjawab pertanyaan wartawan koran ini terkait klaster baru ini, namun dr Wahid akhirnya membenarkan bahwa Muna telah masuk dalam klaster baru penyebaran Covid-19. "Iya, masuk klaster baru,"jawabnya singkat. Artinya, penyebaran Covid-19 ini telah menjangkit dari orang ke orang dalam wilayah Kota Raha, di mana sumber jangkitan bukan lagi datang dari luar daerah. Saat ini kata Wahid, pihaknya terus melakukan rapid tes terhadap warga Kabupaten Muna yang memiliki kontak erat dengan tujuh orang warga Muna yang telah dinyatakan positif Covid-19. "Rapid tes jalan terus. Rapid test dilakukan terhadap ODP dan PDP," ucapnya. Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Muna ini menyebutkan, saat ini sudah ada 144 orang yang telah menjalani rapid test, dan positif 20 orang. Ditanya soal kondisi kesehatan tujuh warga yang positif, Wahid mengungkapkan bahwa kondisi kesehatan mereka baik-baik saja. "Kondisi kesehatan mereka baik,"ucapnya. (sra/aji)

Tags

Terkini

Bawaslu Muna Rekomendasi PSU di 4 TPS, Ini Penyebabnya!

Minggu, 18 Februari 2024 | 20:12 WIB

Bawaslu Muna Tegaskan Hari Ini Seluruh APK Ditertibkan

Senin, 12 Februari 2024 | 16:18 WIB

Simulasi Pemilu di TPS Napabalano

Kamis, 1 Februari 2024 | 19:16 WIB

Bachrun Tunggu Restu Mendagri untuk Mutasi Pejabat

Kamis, 1 Februari 2024 | 19:10 WIB

Kuota Bedah Rumah di Sultra 3000 Unit

Kamis, 11 Januari 2024 | 11:10 WIB