KENDARI - Penjabat Bupati Muna Muhammad Zayat Kaimoeddin menyambut baik keluarnya jadwal putusan sengketa Pilkada Muna, yang akan dibacakan MK hari ini Kamis (12/5).
Dengan adanya putusan itu, dirinya meminta seluruh masyarakat di kabupaten Muna, menjaga kondisi keamanan dan ketertiban. Selama ini, tegasnya, pesta demokrasi sudah menguras waktu yang cukup lama.
"Hampir enam bulan kita menunggu hasil pilkada Muna. Dan sebagai penjabat bupati, ini peluang saya. Saya ingin (jabatan sebagai penjabat bupati) cepat selesai. Makanya saya harapkan masyarakat Muna tetap tenang," jelasnya saat ditemui di Kendari, Rabu (11/5).
Dirinya berharap warga tidak melakukan tindakan-tindakan yang tidak diinginkan pascaputusan MK. Oleh sebab itu, peran masyarakat dalam menjaga kondisi keamanan sangat diperlukan.
Saat ini, situasi keamanan di Muna menjelang putusan perselisihan hasil pilkada cukup kondusif. Memang, gejolak di masyarakat sejak pesta demokrasi dimulai terus bermunculan.
"Namun, itu hal yang biasa. Yang penting kita harus jaga situasi keamanan di Muna supaya pembangunan di daerah ini bisa lebih bagus. Jangan sampai, Muna tidak maju gara-gara demokrasi. Justru demokrasi inilah yang harus memajukan Muna," kata pria yang akrab disapa Derik ini.
Siapapun kandidat yang ditetapkan MK sebagai pemenang, itulah yang akan memimpin kabupaten Muna ke depan. "Yang menang itu adalah masyarakat Muna. Calon juga kita harapkan menjaga pendukungnya masing-masing. Kalau terjadi keributan, tentu yang rugi adalah masyarakat," pungkasnya. (rs)