LAWORO, rakyatsultra.id - Penjabat (PJ) Bupati Muna Barat (Mubar) Doktor Bahri bakalan kembali melanjutkan pembangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Latawe dan Tondasi. Rencana program itu, untuk mempercantik kembali pusat penjualan ikan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) dengan segala kelengkapan fasilitas . Saat ini, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) setempat, sementara mengurus segala kelengkapan dokumen.
Kepengurusan dokumen itu, untuk pelimpahan aset dari Provinsi ke kabupaten. Utamanya, TPI Latawe. "Kalau TPI Tondasi belum diserahkan. Karena, sampai saat ini, masih aset provinsi. Kitaurus dulu dokumen penyerahan. Mungkin satu dua hari kita izin ke bupati kemudian Provinsi. Insyaallah, secapatnya. Karena tahun depan kita sudah programkan," kata Kepala DKP Mubar, La Djono, saat ditemui kemarin.
Terkait dengan TPI Latawe, lanjut La Djono, tidak menjadi masalah. Hanya, dalam penggunaan zona laut, harus ada izin dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tentang ruang laut. "Jadi, memang itu kita harus kantongi izin Kementerian soal pemanfaatan ruang laut. Karena, itu menjadi syarat kelengkapan dokumen juga, dalam pembangunan TPI. Karena ini, pembangunannya berada di pesisir," terangnya.
Nah, dalam proses perencanaan pembangunan TPI, La Djono mengatakan, ada beberapa fasilitas yang mesti dibangun, demi kelengkapan sarana dan prasarana yang dibutuhkan. "Hanya memang ini, masih lama. Tapi, minimal harus lakukan penimbunan, buat fasilitas pendukung. Kalau untuk regulasi pemanfaatan sementara dibuat. Sejauh ini, naskah akademik sudah tuntas dan sudah diserahkan ke DPRD untuk dilakukan pembahasan," pungkasnya. RS