Jumat, 28 Agustus 2026

DKP Mubar Siapkan Bantuan 75 Pcs Gilnet untuk Nelayan Tradisional 

Photo Author
Redaksi, Rakyat Sultra
- Senin, 13 Desember 2021 | 06:15 WIB
  H. Ir. La Djono.   LAWORO - Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Muna Barat (Mubar) kini membidik bantuan gilnet untuk nelayan pesisir ditahun mendatang. Ada 75 Pcs Gilnet atau biasa disebut jaring hanyut yang bakal didistribusikan terhadap nelayan tradisional disana. Program itu telah masuk dalam rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), demi mendayagunakan masyarakat untuk menunjang pendapatan mereka. Kepala DKP Mubar, La Djono mengatakan, jaring hanyut yang bakalan dibagikan pada kelompok nelayan itu, diantaranya, tersebar di desa Tasipi, hingga Latawe. Sebab, itu menjadi kebutuhan prioritas dan menjadi usulan masyarakat nelayan tradisional yang ada disana. "Masyarakat nelayan mengusulkan jaring hanyut. Mereka inginkan ada bantuan gilnet ini. Jadi, Tasipi dan Latawe, membutuhkan bantuan ini. Karena, disana kan mayoritas nelayan. Dan itu masih tradisional," kata Kepala DKP Mubar, La Djono, akhir pekan lalu, di ruang kerjanya. Ia merinci, ada 75 Pcs yang diporsikan untuk lima kelompok nelayan tradisional. Masing-masing kelompok itu, bakalan kebagian jatah 15 pcs. "Pembagian ini kan merata nantinya. Untuk Tasipi itu, kita rencana berikan maksimal dua kelompok. Kalau Latawe itu satu kelompok saja. Nanti, dua kelompoknya lagi, tinggal kita lihat desa-desa mana yang membutuhkan bantuan jaring hanyut ini. Tapi, bantuan ini, kita akan porsikan satu desa satu kelompok, untuk tahun-tahun berikutnya," terang La Djono Program pemberian gilnet atau jaring hanyut ini, pengakuan La Djono, akan menjadi program setiap tahun, dengan melihat tingkat kebutuhan nelayan. Apalagi, program pemerintah setempat, menyelamatkan selat Tiworo dari ancaman kepunahan biota laut, maka harus diberikan alat tangkap ramah lingkungan. "Pola pikir (mindset) hidup nelayan Mubar dalam mencari dan menangkap ikan itu, memang harus kita ubah. Selain kita beri bantuan yang ramah lingkungan, tentu juga edukasi mengenai ancaman tersebut, tetap kita lakukan juga. Insyaallah, semua bisa terealisasi sesuai dengan program kerja satuan kerja," tandasnya. (m1/b/aji)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

Bawaslu Muna Rekomendasi PSU di 4 TPS, Ini Penyebabnya!

Minggu, 18 Februari 2024 | 20:12 WIB

Bawaslu Muna Tegaskan Hari Ini Seluruh APK Ditertibkan

Senin, 12 Februari 2024 | 16:18 WIB

Simulasi Pemilu di TPS Napabalano

Kamis, 1 Februari 2024 | 19:16 WIB

Bachrun Tunggu Restu Mendagri untuk Mutasi Pejabat

Kamis, 1 Februari 2024 | 19:10 WIB

Kuota Bedah Rumah di Sultra 3000 Unit

Kamis, 11 Januari 2024 | 11:10 WIB

Terpopuler

X