LAWORO - Pembahasan draf Kebijakan Umum Anggaran- Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Muna Barat (Mubar), Jumat (19/11/2021), terpaksa harus dipending. Tertundanya, pembahasan rancangan anggaran 2022 itu, karena hanya fraksi partai Nasional Demokrasi (NasDem) yang hadir.
Itu artinya, pembahasan KUA-PPAS yang nantinya menjadi APBD 2022 itu, terpaksa dijadwal ulang lantaran rapat antara pihak eksekutif dan legislatif tak kuorum.
Sejatinya, pembahasan rancangan anggaran itu, dimulai pukul 08.30 WITA waktu setempat dihari tersebut. Akan tetapi, pembahasan mulur gara-gara anggota legislatif (aleg) belum mencapai duapertiga dari jumlah anggota.
Hingga pukul 16.25 WITA, rapat tak kunjung juga dimulai. Bupati Mubar Achmad Lamani yang sempat hadir, tak bisa berlama-lama digedung parlemen tersebut. Sehingga, orang nomor satu di Bumi Praja Laworo tersebut meninggalkan ruang rapat. Sebab, harus berangkat di Kota Kendari menghadiri penutupan MTQ ke-5 KORPRI.
Berdasarkan pengakuan Plt Sekwan DPRD Mubar, Safaruddin Ole, rapat pembahasan KUA-PPAS antara Pemkab Mubar dan DPRD diskorsing selama tiga hari ke depan.
"Aganda rapat KUA-PPAS 2022 diskorsing selama tiga hari. Rapat tidak kuorum. Karena, hanya dihadiri delapan Aleg saja. Jadi, dijadwal ulang," kata Plt Sekwan DPRD Mubar, Sarifuddin Ole.
Terkait dengan fraksi lain yang tak hadir, lanjut dia, dirinya tak menampik, anggota masih ada urusan lain yang penting, yang mesti diselesaikan.
"Anggota ada kesibukan lain yang penting, yang tidak bisa ditinggalkan. Mudah-mudahan, cepat selesai dan pembahasannya KUA-PPAS segera dilakukan untuk kepentingan daerah," akunya.
Delapan aleg yang hadiri rapat pembahasan KUA-PPAS saat itu dari NasDem, mereka adalah Ketua DPRD Wd. Sitti Sariani Illaihi, La Ode Sariba, Musliadi, Anton Saiye, Samad A Syamsur, Sitti Aisah Maliawati, Nur Aisyah Ilyas dan Ali Badin. Sedangkan dari aleg PKB, Gerindra, PDI-P, Golkar, PPP, PAN dan Demokrat, tak berada ditempat. (m1/b/aji)