Jumat, 28 Agustus 2026

Dinas Pertanian Yakin Pabrik Jagung di Muna Bakal Jadi Sumber PAD

Photo Author
Redaksi, Rakyat Sultra
- Senin, 8 November 2021 | 07:00 WIB
  Laode Anwar Agigi   RAHA- Investasi pemerintah Kabupaten Muna senikai Rp 14,1 Miliar untuk mendirikan pabrik jagung di Desa Bea, Kecamatan Kabawo, tak hanya membantu meningkatkan perekonomian masyarakat petani jagung, namun program hilirisasi jagung ini bakal menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang cukup potensial untuk mendongkrak pendapatan daerah. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Muna, La Ode Anwar Agigi menegaskan, setiap kilogram jagung yang diproses di pabrik akan dikenakan retribusi. "Kita rencanakan, setiap kilogram jagung akan dikenakan retribusi Rp100," sebutnya. Setelah pabrik jagung selesai dibangun, pengelolaannya akan dikontrakkan kepada pihak ketiga, PT Datu Nusa Agribisnis (DNA), investor jagung yang telah meneken MoU dengan Pemkab Muna. Perusahaan ini kata Anwar, akan melakukan pembinaan kepada petani mengenai cara budidaya jagung yang baik dan benar, membeli dan menjamin kestabilan harga jagung dan mengolah jagung menjadi produk lain. Pabrik jagung yang akan dibangun memiliki kapasitas produksi 70 ton per shift. "Satu hari bisa dua shift. Jika satu kilogram dikenakan retribusi Rp 100 per kilogram maka 70 ton bisa menghasilkan PAD senilai tujuh juta rupiah,"sebutnya. (sra/aji)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

Bawaslu Muna Rekomendasi PSU di 4 TPS, Ini Penyebabnya!

Minggu, 18 Februari 2024 | 20:12 WIB

Bawaslu Muna Tegaskan Hari Ini Seluruh APK Ditertibkan

Senin, 12 Februari 2024 | 16:18 WIB

Simulasi Pemilu di TPS Napabalano

Kamis, 1 Februari 2024 | 19:16 WIB

Bachrun Tunggu Restu Mendagri untuk Mutasi Pejabat

Kamis, 1 Februari 2024 | 19:10 WIB

Kuota Bedah Rumah di Sultra 3000 Unit

Kamis, 11 Januari 2024 | 11:10 WIB

Terpopuler

X