Jumat, 28 Agustus 2026

Penerimaan CPNS Mubar, Tunggu Juknis 

Photo Author
Redaksi, Rakyat Sultra
- Rabu, 9 Juni 2021 | 08:25 WIB
La Ode Mahajaya, SE, M.Kes   LAWORO - Pencari kerja yang berminat mengikuti rekruitmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dilingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna Barat (Mubar), agar mempersiapkan diri. Pasalnya, seleksi yang direncanakan bakalan berlangsung medio Juni ini, sementara menunggu Petunjuk Teknis (juknis) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Hal itu, untuk mengatur tahapan penerimaan calon abdi negara. Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Mubar, La Ode Mahajaya mengaku, juknis dari pemerintah pusat tersebut, dipastikan dalam waktu dekat sudah ada. Apalagi, berdasarkan informasi awal, bahwa seleksi ASN, dilakukan Juni ini. "Soal penerimaan CPNS, kita masih menunggu Juknis dari pusat. Insyaallah, dalam waktu dekat sudah ada informasinya mungkin," kata Kepala BKPP Mubar, La Ode Mahajaya, saat dikonfirmasi, Selasa (8/6/2021). Pria berkacamata ini menjelaskan, juknis yang dimaksud, sebagai petunjuk pelaksanaan tes. Mulai dari seleksi berkas, sampai dengan seleksi tertulis. Apalagi, kuota yang diterima di Mubar, cukup banyak. Sehingga, butuh persiapan matang dalam merekrut calon abdi negara. "Saya kira kalau dibatalkan mungkin tidak. Tetapi, karena jumlahnya yang terlalu banyak, sehingga butuh persiapan," terang mantan Kadinkes ini. Sebagai tambahan, ada 232 kuota yang diporsikan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi untuk daerah tersebut. Jumlah itu, berdasarkan keputusan Kemenpan RB nomor 762 tahun 2021 tentang penetapan kebutuhan ASN dilingkungan kabupaten Mubar. Dari jumlah itu, untuk mengisi posisi guru, tenaga kesehatan, tenaga teknis. Sementara untuk tenaga guru sendiri, paling banyak diterima dari jalur Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja alias PPPK, yang porsinya sangat banyak. Rinciannya, guru untuk total keseluruhan terdiri atas 138. Akan tetapi, Formasinya ada 136. Tapi, ada dua bidang studi untuk dua formasi. Sedangkan, tenaga kesehatan, diterima 11 orang dan tenaga teknis sebanyak 68 orang. Sementara, untuk non guru PPPK sebanyak 15 orang, dengan rincian tenaga penyuluh pertanian 5 orang serta untuk porsi sekretariat sebanyak 10 orang, yang akan ditempatkan dibagian Unit Layanan Pengadaan (ULP). (m1/b/aji)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

Bawaslu Muna Rekomendasi PSU di 4 TPS, Ini Penyebabnya!

Minggu, 18 Februari 2024 | 20:12 WIB

Bawaslu Muna Tegaskan Hari Ini Seluruh APK Ditertibkan

Senin, 12 Februari 2024 | 16:18 WIB

Simulasi Pemilu di TPS Napabalano

Kamis, 1 Februari 2024 | 19:16 WIB

Bachrun Tunggu Restu Mendagri untuk Mutasi Pejabat

Kamis, 1 Februari 2024 | 19:10 WIB

Kuota Bedah Rumah di Sultra 3000 Unit

Kamis, 11 Januari 2024 | 11:10 WIB

Terpopuler

X