Jumat, 28 Agustus 2026

Pelancong Asal Chili Eksplor Wisata Mubar

Photo Author
Redaksi, Rakyat Sultra
- Selasa, 22 Desember 2020 | 17:49 WIB
Mr Robbi (sarung zebra,pakai masker) dan Mrs Valerina (baju ungu) bersama Kelompok Masata Kecamatan Lawa, usai melakukan eksplorasi tempat wisata di Kecamatan Lawa, Kabupaten Muna Barat.   LAWORO - Dua pelancong asing asal Benua Amerika Selatan, tepatnya negeri Chili, Mr Robbi dan Mrs Valerina melakukan eksplorasi wisata di Kecamatan Lawa, Kabupaten Muna Barat, selama tiga hari pada 15-17 Desember 2020. Eksplorasi ini difasilitasi oleh Kelompok Masyarakat Sadar Wisata (Masata) Kecamatan Lawa yang dipimpin Ramadan Utomo, Sekretaris Desa Watumela dan didampingi oleh Insi Alfajar, Sekretaris Desa Latugho. Ada lima tempat wisata pada empat desa yang dikunjungi dua pelancong asing tersebut. Kelima tempat wisata itu yakni Gua Basah Lamaeo Desa Lagadi, Gua Kering Benteng Lakawole Desa Latompe, Benteng Latompui dan Gua Basah Makaingku Desa Watumela, serta Permandian Wakante Desa Latugho. Usai eksplorasi, Valerina dan Robbi, sangat berterima kasih kepada Kelompok Masata karena sudah diajak ke tempat-tempat wisata seperti itu. Mereka berdua menyebut bahwa di Lawa, banyak potensi wisata yang bisa dikembangkan untuk dikunjungi oleh orang lain. "Saya sangat tertarik dengan budaya Muna dan Muna Barat. Karena ada tarian dan juga baju adat. Saya harus bilang 'Wow' untuk budaya dan adat istiadat dua daerah ini," ucap Valerina. Dia bertutur, trip yang mereka lalui saat berkunjung, menurutnya sangat menarik. Katanya semua punya potensi masing-masing. Seperti Benteng Latompui, Kolam Wakante, dan Gua Lamaeo punya keunikan dan potensi masing-masing. "Saat menuju Benteng Latompui, harus melalu jalan setapak, dan mendaki gunung, dan sangat melelahkan, tetapi pada saat sampai di puncak terbayarkan dengan pemandangan yang luar biasa. Seperti pohon, dan ada binatang yang saya lihat yaitu monyet. Untuk menarik wisata maka harus ada perbaikan infrastruktur seperti jalan," tuturnya. Di Kali Wakante, pemandangannya sangat bagus tetapi masih banyak sampah yang berserakan di mana-mana. Valerina memberi saran agar pengunjung yang datang baik anak-anak, guru-guru, dan masyarakat diedukasi, agar tidak boleh membuang sampah sembarang tempat. "Kemudian ada kuda di Wakante yang bisa dijadikan daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung, tetapi harus disiapkan juga tempat sampah agar tetap lestari, dan dibuatkan jalan agar bisa dijadikan tempat berfoto, " tutupnya. (aji)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

Bawaslu Muna Rekomendasi PSU di 4 TPS, Ini Penyebabnya!

Minggu, 18 Februari 2024 | 20:12 WIB

Bawaslu Muna Tegaskan Hari Ini Seluruh APK Ditertibkan

Senin, 12 Februari 2024 | 16:18 WIB

Simulasi Pemilu di TPS Napabalano

Kamis, 1 Februari 2024 | 19:16 WIB

Bachrun Tunggu Restu Mendagri untuk Mutasi Pejabat

Kamis, 1 Februari 2024 | 19:10 WIB

Kuota Bedah Rumah di Sultra 3000 Unit

Kamis, 11 Januari 2024 | 11:10 WIB

Terpopuler

X