RAKYATSULTRA.COM, KENDARI - Pj Bupati Muna Barat Drs Rajiun Tumada MSi tak luput menyindir salah satu calon yang melakukan kunjungan kepada masyarakat, dengan menggunakan helikopter. Menurutnya, helikopter tidak dapat menjangkau masyarakat di 50 titik pendaratan di Muna Barat.
"Tidak mungkin bisa menjangkau seluruh masyarakat dengan menggunakan helikopter," ungkap Rajiun saat mengunjungi Kantor Harian Rakyat Sultra pada Selasa (27/9).
Mantan Kepala Satpol PP Sultra ini juga mengatakan bahwa untuk mengunjungi masyarakat tidak perlu dengan menggunakan helikopter, tetapi cukup dengan menggunakan motor untuk dapat mengetahui kondisi masyarakat. "Begitulah kalau tidak punya niat untuk kesitu (membangun)," imbuhnya.
Untuk itu, menurut dia, membangun Muna Barat harus dilakukan dengan selalu mengunjungi masyarakat. "Kita tidak ingin buat jarak dengan masyarakat, kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi kita membangun daerah kita," katanya.
Lanjut dia, keterlibatannya sebagai calon Bupati dikarenakan panggilan jiwa untuk membangun tanah kelahirannya.
Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga menyinggung tokoh-tokoh yang berpotensial, namun belum bisa membangun Muna Barat.
Semestinya, kata dia, segala kebijakan yang diambil para tokoh tersebut, bisa memberikan kontribusi kepada pembangunan Muna Barat.
"Cukup banyak tokoh-tokoh yang berpotensial dari Muna Barat, tetapi belum memberikan kontribusi untuk pembangunan Muna Barat seperti, Ridwan BAE, Habil Marati, La Ode Ida, Rektor UHO, La Nika, Uking Djasa dan juga La Koso," ujarnya.
Melihat kondisi tersebut, sehingga pihaknya terdorong untuk dapat maju sebagai calon di Muna Barat. "Saya bisa sedangkan mereka tidak bisa dan inilah yang membuat mereka ketakutan," pungkasnya.
Diungkapkannya, keterlibatannya tampil sebagai calon Bupati dikarenakan oleh panggilan jiwa untuk membangun tanah kelahirannya.
Rajiun mengatakan bahwa banyak tokoh-tokoh Sultra maupun nasional yang potensial dan berasal dari Kabupaten Muna Barat. Semestinya segala kebijakan yang diambil para tokoh tersebut, bisa memberikan kontribusi kepada pembangunan Muna Barat.
"Tokoh-tokoh yang berpotensial dari Muna Barat tetapi belum memberikan kontribusi untuk pembangunan Muna Barat seperti, Ridwan BAE, Habil Marati, La Ode Ida, Rektor UHO, La Nika, Uking Djasa dan juga La Koso," ujarnya.
Melihat kondisi tersebut, sehingga pihaknya terdorong untuk dapat maju sebagai calon di Muna Barat. "Saya bisa sedangkan mereka tidak bisa dan inilah yang membuat mereka ketakutan," akunya. (p3/b/ags)