RAHA - Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Muna, LM Rusman Emba-H Abdul Malik Ditu, rupanya tak memakan waktu lama untuk bisa melakukan identifikasi dan analisa tentang kebutuhan masyarakat, khususnya petani. Pasangan yang baru dilantik pada 2 September 2016 ini sudah memikirkan sejumlah program dan kegiatan investasi di bidang pertanian untuk mempercepat laju pertumbuhan perekonomian petani di Muna.
Bupati Muna, LM Rusman Emba mengungkapkan ketertarikannya untuk menggaet investor singkong gajah, untuk menanamkan investasinya di Kabupaten Muna. Dalam waktu dekat ini kata Rusman, Wakil Bupati Muna, H Abdul Malik Ditu, akan berangkat ke Semarang untuk membicarakan kerja sama tentang budidaya singkong gajah dengan PT Sido Muncul.
Mantan Ketua DPRD Sultra ini mengungkapkan, potensi lahan di Kabupaten Muna sangat besar, sehingga Pemkab Muna harus melakukan langkah-langkah untuk membantu masyarakat memanfaatkan lahan tersebut untuk kegiatan yang lebih produktif, seperti kegiatan budidaya singkong gajah atau jagung. Tentunya kata dia, pola pemanfaatan lahan tersebut disesuaikan dengan kecocokan lahan dan komoditas tersebut. "Dari PT Sido Muncul hanya butuh lahan 200 hektar. Tapi kita bisa menyediakan lahan sampai ribuan hektar,"kata Rusman Emba.
Dengan masuknya investasi dari PT Sido Muncul, Rusman Emba berharap pemerintah dan masyarakat bisa lebih giat bekerja. "Jika sebelumnya camat dan petani sibuk berpolitik, maka sekarang kita rubah cara berfikir mereka. Saat ini sudah saatnya para camat bekerja dan bekerja untuk kemakmuran rakyatnya. Saya kira dengan pemikiran yang sama, bahu membahu dan memiliki niatan yang tulus, maka Muna bisa lebih maju, dan tak lagi menjadi daerah yang terbelakang,"kata Rusman Emba. (sra/aji)