Jumat, 28 Agustus 2026

Pelajar SMAN 1 Raha Diajak Jauhi Narkoba

Photo Author
Administrator, Rakyat Sultra
- Senin, 25 Juli 2016 | 14:28 WIB

 

RAHA - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Muna tak kenal lelah untuk 'mengkampanyekan' gerakan anti penyalahgunaan narkoba di sekolah-sekolah. Setelah melakukan tes urine secara mendadak kepada para siswa SMAN 1 Raha pada Mei 2016, petugas BNNK Muna menindaklanjuti dengan sosialisasi tentang bahaya narkoba, Kamis (21/7).

Sosialisasi dibawakan langsung Kepala BNNK Muna, La Hasariy SKM MKes. Dia mengajak para pelajar SMAN 1 Raha untuk menjauhi narkoba. "Narkoba hanya untuk diketahui, bukan untuk dicoba-coba,"katanya.

Para pelajar cukup antusias menyimak penyampaian dari petugas BNNK Muna dan melakukan diskusi dua arah. Hasariy menyampaikan, penyuluhan ini merupakan salah satu upaya untuk memberantas Penggunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di lingkungan pendidikan, khususnya di Kabupaten Muna. "Dengan memberi pemahaman tentang bahaya narkoba, kita berharap siswa tidak berupaya untuk coba-coba menggunakan narkoba,"harapnya.

Sebagai bukti keseriusan BNN untuk mencegah dan memberantas peredaran gelap narkoba di lingkungan pendidikan dan masyarakat, BNN telah membuat nota kesepahaman (MoU) tentang komitmen memberantas narkoba di Muna, khususnya di lingkungan pendidikan. "Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba telah memasuki lingkungan sekolah, baik itu di tingkat universitas, SMA, SMP bahkan di tingkat Sekolah Dasar (SD),"ucapnya.

Ia menghimbau, agar pelajar SMAN  1 Raha tidak ada yang coba-coba menggunakan narkoba, karena akan merusak harapan dan cita-cita pelajar itu sendiri. "Kalau sudah menggunakan narkoba, maka akan terjadi perubahan perilaku pada anak yang bersangkutan dan menurunkan prestasinya di sekolah. Saat ini untuk masuk menjadi anggota TNI atau kepolisian, bahkan perguruan tinggi, harus ada keterangan bebas narkoba dari BNN. Nah kalau menggunakan narkoba, otomatis surat keterangan tersebut tidak bisa diperoleh, karena kandungan narkoba akan terdeteksi dalam urine, darah, dan DNA para penggunanya," warningnya. (sra/aji)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Bawaslu Muna Rekomendasi PSU di 4 TPS, Ini Penyebabnya!

Minggu, 18 Februari 2024 | 20:12 WIB

Bawaslu Muna Tegaskan Hari Ini Seluruh APK Ditertibkan

Senin, 12 Februari 2024 | 16:18 WIB

Simulasi Pemilu di TPS Napabalano

Kamis, 1 Februari 2024 | 19:16 WIB

Bachrun Tunggu Restu Mendagri untuk Mutasi Pejabat

Kamis, 1 Februari 2024 | 19:10 WIB

Kuota Bedah Rumah di Sultra 3000 Unit

Kamis, 11 Januari 2024 | 11:10 WIB
X