RAHA - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Muna menggelar tes urine puluhan sopir angkutan Raha-Wamengkoli, Raha-Tampo, nahkoda serta kru kapal feri rute Raha-Pure dan Kapal Teratai rute Raha-Kendari Sabtu (25/6). Tes urine tersebut digelar di beberapa lokasi yakni Pelabuhan Nusantara Raha, dan terminal angkutan umum. Kegiatan iini masih dalam rangkayan pra Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang jatuh pada 26 Juni 2016, dipimpin langsung Kepala BNNK Muna, La Hasariy SKm MKes dan Kepala Syahbandar Muna. Hasariy menjelaskan, praHANI BNNK Muna melakukan tes urine kepada awak jasa transportasi. "Kita di Kabupaten Muna hanya ada jasa transportasi Laut dan darat, olehnya itu kita hanya melakukan tes urine kepada nahkoda dan kru kapal, serta para sopir angkot,"jelasnya.
Terdapat 30 sopir angkot dan nahkoda serta kru kapal yang dites urine. Dengan rincian, 10 orang kru dan nahkoda kapal fery Raha-Pure, 10 kru dan nahkoda kapal Teratai yang beroperasi malam hari melayani rute Raha-Kendari dan 10 orang sopir angkota Raha-Tampo dan Raha-Wamengkoli.
Ia menjelaskan, tes urine tersebut merupakan salah satu langkah antisipasi dini atau pencegahan penyalahgunaan narkoba kepada awak jasa transportasi darat maupun laut, yang berpotensi menjadi pemicu terjadinya kecelakaan. "Hal itu kita lakukan demi keselamatan para penumpang dan sopir itu sendiri, karena dampak penyalahgunaan narkoba itu sangat besar. Kalau sopir menyalahgunakan narkoba, maka sikap dan perilakunya akan berubah dan konsentrasinya juga bisa berkurang saat mengemudikan kendaraan," terangnya.
Juga ditambahkan Hasariy, kegiatan tes urine ini dilakukan secara mendadak dan bersifat rahasia, sehingga dapat diperoleh hasil yang obyektif di lapangan. "Alhamndulillah semua yang kami tes, Sabtu kemarin hasilnya negatif atau tidak mengkonsumsi narkoba. Kalau ada yang kedapatan menyalahgunakan narkoba, kita akan melakukan rehabilitasi,"ucapnya. (rs)