Jumat, 28 Agustus 2026

Pleno PPK Diwarnai Demo

Photo Author
Administrator, Rakyat Sultra
- Selasa, 21 Juni 2016 | 10:03 WIB
Protes PSU
Protes PSU

RAHA - Hasil Pemungutan Suara Ulang (PSU) jilid II yang diselenggarakan, Minggu (19/6) dengan keunggulan 20 suara pasangan LM Rusman Emba-Malik Ditu (Rumah Kita) terhadap pasangan dr H LM Baharuddin-La Pili (Dokter Pilihanku), rupanya tidak diterima oleh semua pihak. Masih ada pro dan kontra terhadap hasil PSU jilid II tersebut.

Senin (20/6), hasil PSU tersebut mendapat penolakan dari puluhan massa yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Demokrasi yang menggelar aksi di depan Kantor Camat Katobu. Tempat proses pleno rekapitulasi perhitungan suara tingkat kecamatan digelar.

Korlap aksi, Abdul Muis mengatakan, banyak kejanggalan yang terjadi saat pelaksanaan PSU, Minggu (19/6). Diantaranya adalah diperbolehkanya pemilih yang termasuk dalam daftar 17 nama bermasalah yang ada dalam putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Kemudian, kerja keras KPU kabupaten yang melaksanakan proses validasi dan pencermatan sesuai putusan MK, dibatalkan secara lisan oleh KPU RI dan KPU Sultra pada menit-menit terakhir jelang PSU.

"Kemudian ada formulir C6 (surat panggilan memilih_red) yang disalurkan pada hari Sabtu tengah malam pada pukul 23.00 Wita. Ini namanya melanggar aturan," protes Muis.

Dia mengulas, insiden pengusiran komisioner KPU Muna dari lokasi TPS 4 Kelurahan Wamponiki saat pelaksanaan PSU berlangsung disebabkan tekanan dari pendukung salah satu pasangan calon yang dimuluskan oleh pihak keamanan. "Kami anggap PSU jilid II ini penuh kecurangan yang terstruktur sistematis dan masif, karena itu kami menolak hasil PSU," alasnya.

Orasi dan aspirasi berbeda dilontarkan oleh massa yang mendukung (pro) PSU, La Faroni. Ia berargumen bahwa, pelaksanaan PSU jilid II telah berjalan sesuai ketentuan sesuai amar putusan MK. "Pencermatan dan validasi DPT sudah disepakati semua pihak dibawah pengawalan aparat keamanan," ucapnya.

Meskipun dua kubu saling melontarkan argumen berbeda di luar ruangan, namun proses rekapitulasi tingkat kecamatan tetap berjalan dengan lancar, aman, dan tertib.

Hasil rekapituali hasil PSU di dua TPS, yakni TPS 4 Raha Satu dan TPS 4 Wamponiki, tidak ada yang berubah. Dari dua TPS tersebut, Pasangan Rumah Kita meraup 375 suara, sementara Dokter Pilihanku meraih 355 suara, dan Arwaha Adhy Saputra-La Ode Samuna (Putra Muna) hanya mengantongi 2 suara. (rs)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Bawaslu Muna Rekomendasi PSU di 4 TPS, Ini Penyebabnya!

Minggu, 18 Februari 2024 | 20:12 WIB

Bawaslu Muna Tegaskan Hari Ini Seluruh APK Ditertibkan

Senin, 12 Februari 2024 | 16:18 WIB

Simulasi Pemilu di TPS Napabalano

Kamis, 1 Februari 2024 | 19:16 WIB

Bachrun Tunggu Restu Mendagri untuk Mutasi Pejabat

Kamis, 1 Februari 2024 | 19:10 WIB

Kuota Bedah Rumah di Sultra 3000 Unit

Kamis, 11 Januari 2024 | 11:10 WIB
X