RAHA, rakyatsultra.id - Pemerintah Kabupaten Muna diminta untuk mendorong optimalisasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam upaya melakukan pemungutan pajak dan retribusi daerah.
Ketua Fraksi Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Muna, Sukri mengatakan, selama ini Pemkab Muna tidak bisa mencapai target PAD yang telah ditetapkan, bahkan capaiannya selalu berada dibawah 50 persen.
Legislator dua periode ini mengatakan, adanya Peraturan daerah (Perda) tentang pajak dan retribusi daerah dapat menjadi payung hukum bagi Pemkab Muna dalam mengeksploitasi seluruh potensi dan sumber-sumber PAD yang ada.
Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Fraksi Golongan Karya (Golkar), La Ode Diyrun. Ia berharap OPD penghaail OPD dapat bekerja dengan baik dan memiliki kemampuan dalam menjalankan tugasnya.
Ia mendorong Pemkab Muna untuk melakukan optimalisasi terhadap OPD penghasil PAD. "Kita berharap OPD penghasil PAD dapat bekerja dengan baik dan memiliki kemampuan dalam menjalankan tugasnya di lapangan," harapnya.
Ia mengatakan, saat ini Kabupaten Muna tak bisa lagi mengandalkan dana dari pusat untuk membangun daerah, namun harus disokong oleh PAD. "OPD khususnya OPD penghaail PAD harus benar-benar digenjot untuk memaksimalkan pencapaian target PAD," sarannya. AGS/RS