metropolis

Jelang Ramadan, Pemkot Kendari Menggelar Gerakan Pangan Murah

Senin, 9 Februari 2026 | 14:37 WIB
Suasana GPM di pelataran Balai Kota Kendari.
Kendari, rakyatsultra.id – Pemerintah Kota Kendari kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Hal ini sebagai langkah konkret menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.
 
Kegiatan ini dipimpin Asisten I Setda Kota Kendari, Adriana Musarudin, mewakili Wali Kota Kendari, dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari BUMN, BUMD, distributor, pelaku usaha, hingga dukungan sektor swasta.
 
Dalam sambutannya, Adriana menegaskan peningkatan kebutuhan pangan menjelang Ramadan berpotensi memicu kenaikan harga jika tidak diantisipasi secara serius. Karena itu, GPM menjadi instrumen penting pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama kelompok rentan.
 
“Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah adalah wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memastikan ketersediaan pangan yang cukup, harga yang terjangkau, serta distribusi yang lancar, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih tenang dan khusyuk,” ujarnya.
 
Ia menyebutkan, pada tahun 2025 Pemkot Kendari telah melaksanakan 120 kali GPM. Tahun 2026 ini, target ditingkatkan menjadi 150 kali kegiatan, dan hingga Januari saja sudah terlaksana 20 kali di berbagai kelurahan.
 
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, Abd Rauf, menambahkan bahwa intensitas GPM di awal tahun dilakukan tanpa menggunakan dana APBD. Kegiatan ini berjalan berkat dukungan kolaboratif dari berbagai pihak, termasuk Kadin Sultra, Kadin Kendari, Bank Indonesia, Baznas, PT Sosro, PT Kalbe, hingga unsur TNI melalui kegiatan TMMD.
 
“Ini murni karena kepedulian kita terhadap masyarakat. Kalau pangan murah sering hadir di sudut kota, otomatis tekanan harga di pasar bisa terkendali. Masyarakat tidak harus berbondong-bondong ke pasar karena kebutuhan pokok sudah tersedia di dekat mereka,” jelas Abd Rauf.
 
Abd Rauf menegaskan, GPM tidak membedakan latar belakang masyarakat. Semua warga diperbolehkan berbelanja sebagai bagian dari upaya menstabilkan harga pangan secara menyeluruh.

Tags

Terkini