metropolis

31 Pelaku UMKM Abeli Kebagian Bantuan Modal Baznas

Kamis, 24 Februari 2022 | 07:17 WIB
Wali Kota Kendari H. Sulkarnain Kadir saat menyerahkan bantuan modal bagi pelaku UMKM yang dihimpun Baznas Kota Kendari. (Ist)

-
Wali Kota Kendari H. Sulkarnain Kadir saat menyerahkan bantuan modal bagi pelaku UMKM yang dihimpun Baznas Kota Kendari. (Ist) KENDARI – Wali Kota Kendari H. Sulkarnain Kadir menyerahkan bantuan modal bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang dirangkaikan dengan penyerahan kartu jaminan sosial kesehatan di Kelurahan Benua Nirae, Kecamatan Abeli, Senin (21/2). Bantuan ini merupakan zakat ASN Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari yang dikelola Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Kendari. Wali Kota mengatakan, pengelolaan Baznas dalam beberapa tahun terakhir menunjukan perkembangan yang luar biasa. “Baznas adalah lembaga yang ditunjuk oleh pemerintah kota untuk mengelola zakat yang dikumpulkan dari seluruh pegawai yang ada di Kota Kendari,” ungkap Wali Kota. Orang nomor satu di Kota Kendari ini menerangkan, gaji pegawai yang melebih Rp 4,7 juta sudah memenuhi syarat kewajiban untuk berzakat. “Bagi pegawai yang gajinya di atas Rp 4,7 juta sudah memenuhi syarat kewajiban zakat dan bagi yang di bawah Rp 4,7 juta juga boleh memberikan zakat dalam bentuk infak dan sedekah,” cetusnya. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kendari Abdul Rauf melaporkan, di awal tahun 2022 di Kecamatan Abeli terdapat 175 kepala keluarga yang menerima jaminan kesehatan. “Saya berharap kepada kepala keluarga yang mendapatkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) di manfaatkan kartunya dengan sebaik-baiknya dan jangan dipindah tangankan,” pintanya. Mantan Kabag Kesra Pemkot Kendari ini juga melaporkan bahwa Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Abeli ada yang sudah mandiri dan keluar dari penerima PKH. “Setelah melalui pembinaan bimbingan dari pendamping PKH, ada lima kepala keluarga di Kecamatan Abeli yang keluar dari Program Keluarga Harapan dan sekarang sudah mempunyai usaha-usaha kecil,” pungkasnya. Lima kepala keluarga yang memutuskan keluar dari Program Keluarga Harapan diberikan piagam penghargaan dari Wali Kota Kendari. (red)

Tags

Terkini