Sahabuddin SH.
KENDARI - Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari, Sahabuddin SH meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Kandari mengkaji ulang rencana pengurangan Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) atau bak sampah yang tersebar di kota lulo.
Menurutnya, pengurangan TPS ini sah-sah saja, asalkan armada pengangkut sampah yang dimiliki Pemkot memadai dan bisa menjangkau setiap rumah-rumah warga. Terutama motor sampah yang rencananya bakal dioperasikan di setiap kelurahan.
"Pengangkutan sampah melalui motorisator itu hanya bisa dilakukan di tempat-tempat tertentu saja, seperti di perumahan karena mau tak mau jangkauan mobil pengangkut sampah itu masuk ke wilayah perumahan yang sempit akses jalannya, sangat mempengaruhi proses pengangkutan. Makanya disiapkan juga motor viar di perumahan. Tetapi kalau misalnya semua dipukul rata terkait persoalan pengurangan tempat-tempat pembuangan sampah sementara (TPS), ini akan berdampak juga ke wilayah-wilayah yang memang notabene posisinya jalur akses umum. Saya pikir, mungkin pak wali juga harus berpikir rasional lagi, bahwa bisa itu dilakukan tapi pada titik-titik memang butuh motor viar untuk masuk mengambil sampah," terang politikus Golkar ini.
Menurutnya, jika rencana ini berjalan, Pemkot terlebih dulu harus memiliki armada yang memadai, terutama motor pengangkut sampah. Mengingat Kota Kendari memiliki 65 kelurahan, jadi kata dia, Pemkot harus menyiapkan paling tidak 10 motor pengangkut sampah disetiap kelurahan.
"Sekedar masukan untuk Pemerintah Kota Kendari. Kalau misalnya Pemkot harus melakukan pengurangan tempat pembuangan sampah sementara, harus menyediakan paling tidak 10 kendaraan motor pengangkut sampah per kelurahan. Artinya dikali 65 kelurahan, Pemkot butuh 650 motor viar untuk mengangkut sampah," katanya.
"Nah, kondisi sekarang kan baru berapa unit yang ada di Kota Kendari.Kalau saya berpikir wali kota harus mengkaji ulang terkait kebijakan mengurangi tempat pembuangan sampah sementara itu," pungkas Sahabuddin.
Sebelumnya, Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir meluncurkan armada pengangkut sampah, tepat di Hari Pahlawan, Rabu (10/11/2021).
Dia mengatakan, pihaknya bakal mengurangi secara bertahap TPS-TPS yang ada. Bahkan dirinya berharap TPS yang ada bisa ditiadakan dengan harapan sampah-sampah rumah tangga bisa langsung dibuang ke mobil pengangkut sampah melalui motor pengangkut sampah yang bakal dioperasikan. (r6/b/aji)