metropolis

Vaksinasi di Kota Kendari Sudah Capai 50,24 Persen

Senin, 7 Juni 2021 | 19:55 WIB
  Salah seorang karyawan swasta di Kota Kendari saat mengikuti program vaksinasi di Kantor Dinas Kesehatan Kota Kendari, baru-baru ini. Foto: Herdy/ Rakyat Sultra.   KENDARI - Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) merilis update data terbaru per 3 Juni 2021 tentang pencapaian vaksinasi covid-19. Berdasarkan data, pencapaian vaksinasi Covid-19 di Kota Kendari sudah mencapai 50,24 persen. Kepada awak media, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, drg Rahminingrum mengungkapkan, sasaran vaksinasi Kota Kendari yakni 60.595 orang terdiri atas tenaga kesehatan (nakes), pelayan publik dan juga lansia. "Untuk Kota Kendari total sasaran itu, baik sasaran vaksinasi nakes, pelayan publik, lansia sebesar 60.595 orang. Data per hari Kamis 3 Juni 2021, capaian vaksinasi naskes itu sudah 125,03 persen. Kalau pelayan publik itu sudah 56,69 persen, kalau lansia masih jalan di tempat 20,66 persen. Jadi total keseluruhan baik nakes, pelayan publik maupun lansia Kota Kendari capaian 50,24 persen untuk dosis pertama," bebernya baru-baru ini. Khusus vaksinasi lansia, Kota Kendari menargetkan 18.634 lansia. Namun, capaian per hari Kamis 3 Juni 2021 baru menyasar 3.849 orang untuk suntikan pertama dengan persentasi 20,7 persen. Kadinkes memastikan, sejatinya ketersediaan vaksin untuk lansia tidak ada kendala. Hanya saja memang, kata dia, animo masyarakat masih rendah terkait program vaksinasi ini. "Vaksinasi lansia dari awal sekali dari ketersediaan vaksinya tidak masalah, tidak pernah kurang, cuman memang animo masyarakat masih rendah. Artinya keluarga sendiri belum mengizinkan orang tuanya, neneknya di vaksinasi dengan berbagai macam alasan, orang tua sakit, ada ketakutan juga dengan informasi yang salah. Pedahal bapak wali sudah mengeluarkan edaran, sudah rapat koordinasi dengan camat, forkompinda, Polres, Polsek untuk betul-betul mengajak, mengantarkan Lansia untuk vaksinasi," cetusnya lagi. Terkait hal ini, drg Rahminingrum mengaku pihak tetap mengedukasi lansia melalui puskesmas-puskesmas di wilayah agar lansia mau divaksin. "Upaya Dinkes kita tidak henti-hentinya memberikan edukasi, sebenarnya untuk lansia dan difabel kita siapkan sovenir, yang vaksin ada sovenir lah. Puskesmas selalu berkoordinasi, artinya lansia mau hadir di puskesmas dekat dengan tempat tinggalnya, silahkan mau hadir disni (Dinkes, red) silahkan, pasti kita layani," papar Rahminingrum. Tidak hanya itu, untuk mempercepat vaksinasi lansia mencapai target, sambung dia, pihaknya juga mendapat bantuan dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Bahkan, melakukan jemput bola ke rumah lansia. "Kalau di puskesmas diibantu Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Dan puskesmas ini kan, seperti Puskesmas Mata dan Mokoau sampai menjemput pasien (lansia, red), kalau sudah divaksin diantar kembali pulang," pungkasnya. (r6/b/aji)

Tags

Terkini