Kadishub Sultra, Hado Hasina saat menjemput Menhub Budi Karya Sumadi di ranway Bandara Haluoleo Kendari beberapa waktu lalu. Foto: IST
KENDARI - Aktivitas mudik lebaran 1442 Hijriah/2021 Masehi, tak lama lagi. Sementara kasus Covid-19 di Sultra belum berakhir. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara pun telah menyiapkan sejumlah kebijakan guna mengantisipasi lonjakan penyebaran virus corona di Bumi Anoa khususnya saat mudik lebaran.
Dinas Perhubungan Provinsi Sultra terus melakukan koordinasi dan sinergi bersama Gugus Tugas Covid-19 Sultra dengan melakukan pengetatan dan tracing terhadap masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.
"Langkah ini kita lakukan sebagai bagian kewaspadaan kita semua dalam rangka menekan dan meminimalisir penyebaran virus corona saat mudik," ujar Kadis Perhubungan Sultra H Hado Hasina dari balik telephone selulernya, Senin (29/03/2021).
Selain itu Dishub juga menetapkan tujuh kebijakan penyelenggaraan angkutan Lebaran yakni terus menyosialisasikan protokol kesehatan secara ketat mulai dari tempat keberangkatan, selama perjalanan, sampai di tempat kedatangan, menjamin ketersediaan layanan transportasi darat, laut, udara.
"Kita juga hatus memastikan kelayakan sarana dan prasarana transportasi dan meningkatkan ketertiban dan keamanan pada simpul-simpul transportasi," katanya.
Selain itu, Dishub juga terus melaksanakan koordinasi intensif dengan pemangku kepentingan antara lain Korlantas POLRI, PU, Jasa Marga, pemkab/pemkot hingga operator jasa transportasi dengan membentuk posko-posko bersama dan melakukan rekayasa lalu lintas untuk menjamin kelancaran dan ketertiban pelaksanaan angkutan Lebaran. Selanjutnya melakukan monitoring dan evaluasi penyelenggaraan angkutan lebaran dimulai dari persiapan sampai dengan pascapelaksanaan.
Sementara, Kemehub sebagai koordinator nasional angkutan lebaran berharap penuh agar kegiatan mudik dapat berjalan baik. Sedang Dishub Sultra ditingkat regional juga mengajak Komisi III DPRD Sultra untuk bersama-sama memantau persiapan dan proses mudik itu sendiri.
"Kita berharap mudik nanti tidak menyebabkan adanya penambahan penyebaran virus corona, olehnya itu kita harus mengaturnya sedemikian rupa dengan memberikan rambu-rambu pelaksanaan mudik. Dengan begitu penularan virus corona dapat diminimalisasi, " tutupnya. (efn/aji)