metropolis

OJK Imbau BNI Tingkatkan Keamanan ATM

Jumat, 15 Mei 2020 | 06:11 WIB
Mohammad Fredly Nasution KENDARI - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengimbau Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Sultra agar meningkatkan keamanan seluruh mesin ATM dan kewaspadaan terhadap kejahatan keuangan dalam bentuk skimming. Kasus skimming yang terjadi kali ini merupakan kedua kalinya di BNI pada taken 2020 ini. Namun, dari kasus tersebut belum ada sanksi yang dikeluarkan OJK untuk perbankan terhadap indikasi kejahatan keuangan tersebut Kepala OJK Sultra, Mohammad Fredly Nasution mengungkapkan, menanggapi kasus skimming baru-baru ini, OJK meminta bank BNI untuk lebih meningkatkan pengamanan ATM dan mengedukasi nasabah agar permasalahan ini tidak terulang kembali. "Tentunya hal ini akan menjadi catatan OJK terkait manajemen risiko bank," ujarnya melalui sambungan telepon selularnya, Kamis (14/5/2020). Ditanyai soal apakah ada sanksi tertulis untuk memberikan efek jera kepada perbankan untuk lebih waspada terhadap indikasi kejahatan skimming ini, Fredly menunggu keputusan OJK pusat. "Kalau terkait sanksi itu kewenangan OJK Pusat mas," ucapnya. Dia menuturkan, terkait penyebabnya apa, apakah skimming atau sistem, sementara masih ditelusuri. Berdasarkan laporan BNI, mereka merespon dengan tanggap dan cepat. "Sejak Minggu, 10 Mei 2020, BNI Mandonga buka khusus untuk melayani pengaduan nasabah saja. Info terakhir, terdapat 7 nasabah yang lapor bahwa saldonya terdebet, namun tidak mengambil dana atau bertransaksi," ujarnya. Dia bilang, BNI setempat berkoodinasi dengan BNI pusat. Senin sore, 11 Mei 2020 ditindaklanjuti dan selesai permasalahan nasabah dengan tuntas. Dia menuturkan, dari 7 orang nasabah yang melapor Bank BNI telah mengalami kerugian sebanyak Rp38 juta. Dia menambahkan, skimming ini merupakan bentuk kejahatan yang dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab. Bahwa pelaku telah merekam data nasabah dan menduplikat kartu ATM milik nasabah serta melakukan penarikan. "Untuk mengantisipasi bentuk kejahatan ini berlanjut, pihaknya mengimbau perbankan agar meningkatkan pengamanan di mesin-mesin ATM," pungkasnya. Untuk diketahui saat dikonfirmasi mengenai perkembangan kasus skiming tersebut, pimpinan BNI Sultra, Muzakkir enggan berkomentar. (r5/b/aji)

Tags

Terkini