metropolis

Sulkarnain-Siska Harus Konsolidasi

Senin, 11 Mei 2020 | 07:11 WIB
Sulkarnain dan Siska Karina Imran   KENDARI - Pelantikan Siska Karina Imran sebagai Wakil Wali Kota Kendari pada 6 Mei 2020 disambut suka cita. Meski begitu, Wali Kota Kendari Sulkarnain dan Siska diharapkan agar melakukan konsolidasi terlebih dahulu supaya perjalanan kepemimpinan mereka bisa lebih kompak. Pengamat Politik asal Universitas Halu Oleo Kendari, Dr Muhammad Najib Husain mengatakan konsolidasi yang dilakukan antara Sulkarnain dan Siska jangan hanya dilakukan di tataran eksekutif, tetapi juga di tingkat legislatif. "Kalau tidak dilakukan konsolidasi, kekuatan politik mereka akan terus terbelah. Akan ada kekuatan Siska di DPRD Kendari dan ada pula kekuatan Sulkarnain di parlemen," ulasnya. Dalam pemilihan wakil wali kota sebelumnya, kekuatan Sulkarnain dan Siska memang sempat terbelah. Kubu Sulkarnain yang dipelopori oleh PKS mendukung Adi Jaya Putra dalam pemilihan wakil wali kota menggandeng kekuatan PDIP dan Golkar. Sementara Siska membentuk poros tersendiri dengan menggaet dukungan PAN, Gerindra, NasDem, Perindo, dan Demokrat. Saat pemilihan berlangsung, Siska pun berhasil keluar sebagai pemenang. Najib mengatakan kalau kekuatan politik di legislatif masih dipertahankan maka aparatur sipil negara (ASN) di Pemerintah Kota Kendari juga akan terbelah. "Untuk itu, pada satu bulan pertama ini, mereka harus konsolidasi dulu dan sama-sama sepakat membangun Kota Kendari serta meninggalkan semua ego masing-masing," katanya. Sebenarnya, kata Najib, Sulkarnain-Siska Karina Imran merupakan pasangan yang ideal di Pemerintah Kota Kendari. Karena apa yang tidak dimiliki oleh Sulkarnain justru dimiliki oleh Siska Karina Imran. Begitu pun sebaliknya, apa yang tidak dimiliki Siska justru dimiliki oleh Sulkarnain. Salah satu contoh paling konkret adalah penanganan sampah. Menurutnya masalah itu sangat penting untuk dituntaskan Pemerintah Kota Kendari. Sebab Kota Kendari sudah berkali-kali mendapatkan adipura tetapi sampah masih berserakan di mana-mana. "Nah, kemampuan dalam menentukan kebijakan terkait pengelolaan sampah ini yang tidak dimiliki oleh Sulkarnain. Siska dengan latar belakangnya di bidang kesehatan, saya yakin mampu mengelola kebijakan yang berkaitan dengan penanganan sampah," akunya. Menurutnya Sulkarnain harus fokus untuk mendatangkan investor di Kota Kendari. Karena salah satu yang menopang kekuatan ekonomi Ibu Kota Sultra ini adalah sektor jasa. "Ini juga harus ada pembagian tugas yang jelas di pemerintahan kelak," ungkapnya. Dia berharap Sulkarnain tidak memosisikan dirinya sebagai wali kota yang bisa melakukan segala-galanya dan menjadikan Siska sebagai "ban serep". "Kalau itu yang dilakukan Sulkarnain maka akan meletus lagi 'konflik kedua'. Kalau 'konflik kedua' terjadi maka bisa jadi akan ada dua 'matahari' di pemerintahan nanti," jelasnya. Saat ini, kata dia, waktu yang dibutuhkan Sulkarnain-Siska Karina Imran dalam menjalankan roda pemerintahan sekira dua tahun lagi. Olehnya itu, perlu dilakukan konsolidasi supaya perjalanan pemerintahan kedua pemimpin itu berjalan optimal di sisa masa jabatan. (rir/aji)

Tags

Terkini